Yang Tak Puas Masih Bisa ke MK

nurul roudhoh   |   Politik  |   Selasa, 14 Mei 2019 - 12:30:14 WIB   |  dibaca: 2149 kali
Yang Tak Puas Masih Bisa ke MK

PERIKSA : Pimpinan Bawaslu Banten memeriksa berkas rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019 tingkat Provinsi Banten saat rapat pleno tingkat provinsi di Aula Sekretariat KPU Provinsi Banten, Minggu (12/5) malam.

SERANG – Partai Gerindra berpotensi untuk menempatkan salah satu calon anggota legislatif (caleg)-nya pada Pemilu 2019 untuk menduduki kursi Ketua DPRD Provinsi Banten Banten peridoe 2019-2024. Hal itu tak lepas karena partai besutan Prabowo Subianto itu diprediksi akan memeroleh 16 kursi, terbanyak dari peserta pemilu lainnya.

Berdasarkan model DC1 atau rekapitulasi perolehan suara tingkat provinsi, perolehan masing-masing  peserta pemilu sudah diketahui berdasarkan rapat pleno KPU Banten yang berlangsung sejak 7-12 Mei. Proses pleno seluruhnya digelar di Aula Sekretariat KPU Provinsi Banten.

Adapun total perolehan suara masing-masing parpol untuk tingkat DPRD Banten terdiri atas PKB 446.520 suara. Gerindra 906.193 suara, PDIP 870.659 suara, Golkar 739.841 suara, NasDem 277.463 suara dan Berkarya 182.479 suara.

Selanjutnya, PKS 661.132 suara, Perindo 131.723 suara, PPP 345.435 suara, PSI 153.196 suara, PAN 337.746 suara. Hanura 133.879 suara, Demokrat 534.256 suara, PBB 78.444 suara serta PKPI 7.787  suara.

Jika dirunut menggunakan metode perolehan kursi sanite lague, sejumlah politikus diprediksi bakal menjadi penghuni gedung parlemen Banten. Untuk daerah pemilihan (dapil) Banten 1 atau Kota Serang adalah Encop Sopia (Gerindra), Teguh Ista'al (Golkar), Juheni Mohamad (PKS), Furtasan Ali Yusuf (NasDem) dan Agus Efendi (PPP).

Banten 2 atau Kabupaten Serang ada Sopwan (Gerindra), Fahmi Hakim (Golkar), Madsuri (PDIP), Gembong R Sumedi (PKS), Ubaidillah (PPP), Heri Handoko (Demokrat), Ishak Sidik (PAN), Dedi Haryadi (Berkarya), Umar Bin Barmawi (PKB), Tati Nurcahyana (Gerindra), Muhsinin (Golkar dan Ida Rosida (PDIP).

Banten 3 atau Kabupaten Tangerang A  terdiri atas Muhlis (PDIP), Moh Bahri (Gerindra), M Faizal (Golkar), Miptahudin (PKS), Dedi Sutardi (Demokrat), M Nur Kholis (PKB), Indah Rusmiati (PDIP), Tb Luay Sofhani (PAN), Agus Supriyatna (Gerindra) dan Martua Nainggolan (Hanura).

Banten 4 atau Kabupaten Tangerang B adalah Bahrum (PDIP), A Jaini (Golkar), Ade Awaludin (Gerindra), Rahmat (PKB), M Nawa Said Dimyati (Demokrat), Asnin Syafiuiddin (PKS), Achmad Farisi (PAN), Jamin (PDIP), Mujakkir Zuhri (Golkar), Ali Nurdin Abdul Ghani (NasDem) dan Dahlan Hasyim (Gerindra).

Banten 5 atau Kota Tangerang A terdiri atas Sri Hartati (PDIP), M Nizar (Gerindra), Hilmi Fuad (PKS), Kuswara (Golkar), Ahmad Fuadi (PKB), Asep Hidayat (Demokrat), Sugianto (PDIP) dan Iskandar (PPP). Banten 6 Kota Tangerang B ada Yeremia Mendrofa (PDIP), Andra Soni (Gerindra), M Bonnie Mufidjar (PKS), Jazuli Abdillah (Demokrat), Desy Yusandi (Golkar) dan Ella Silvia (PAN).

Banten 7 atau Kota Tangerang Selatan terdiri atas Anita Indah Wati (PDIP), Budi Prajogo (PKS), Yudi Budi Wibowo (Gerindra), Syihabudin Hasyim (Golkar), Rommy Adhie Santoso (Demokrat), Meretta Dian Arthanti (PSI), Rohidi Darmadi (PDIP), Ria Mahdia Fitri (NasDem), Ahmad Fauzi (PKB), A Cut Muthia Ahmad M (PKS) dan Zaid Elhabib (Gerindra).

Banten 8 atau Kabupaten Lebak ada Ade Hidayat (Gerindra), Imanudin Sudirman Karis (Demokrat), Ade Suryana (PDIP), Saefullah (PKB) Suparman (Golkar), Iip Makmur (PKS), Neng Siti Julaeha (PPP), Oong Syahroni (Gerindra) dan Mahpudin (Demokrat).

Banten 9 atau Kabupaten Pandeglang terdiri atas Kuswandi (Gerindra) Fitron Nur Ikhsan (Golkar), Eri  Suhaeri (PDIP), Nurul Wasiah (PKS), Nawawi Nurhadi (PKB) , Yoyon Sujana (Demokrat), Ida Ating (PPP), Beni Sudrajat (NasDem), Hadi Mawardi (PAN) dan Anda Suhanda (Gerindra). Sementara untuk Banten 10 atau Kota Cilegon ada Syihabudin Sidik (Gerindra) Dede Rohana Putra (PAN) dan Shinta Wishnu Wardhani (PKS).

Dengan demikian diprediksi 12 parpol yang mengisi kursi DPRD Banten dan Gerindra sebagai pemenang dan berhak atas kursi ketua dengan memeroleh 16 kursi. Diikuti PDIP 13, Golkar 11, PKS 11 dan Demokrat 9. Selanjutnya, PKB 7, PAN 6, PPP 5, NasDem 4, Berkarya 1, PSI 1 dan Hanura 1 kursi.

Masih Berdasarkan model DC1, terdapat juga prediksi politikus yang akan mengisi kursi DPR RI dari dapil Banten.  Dapil Banten I meliputi Pandeglang-Lebak ada Ali Zamroni (Gerindra), Dimyati Natakusumah (PKS), Hasbi Asyidiki Jayabaya (PDIP), Adde Rosi Khoerunnisa (Golkar), Rizki Aulia Rahman Natakusumah (Demokrat) dan Iip Miftahul Khoiry (PPP).

Banten II  meliputi Kota Serang-Kabupaten Serang-Cilegon ada Desmon J Mahesa (Gerindra), Tb Haerul Jaman (Golkar), Jajuli Juwaeni (PKS), Nuraeni (Demokrat), Ichsan Soelistio (PDIP) dan Yandri Susanto (PAN).

Banten III meliputi Kota Tangerang-Kabupaten Tangerang-Tangsel Rano Alfath (PKB), Sufmi Dasco Ahmad (Gerindra), Martina (Gerindra), Rano Karno (PDIP), Marinus Gea (PDIP), Ananta Wahana (PDIP), Andi Achmad Dara (Golkar), Mulyanto (PKS), Ali Taher (PAN) dan Zulfikar  (Demokrat).

Sedangkan untuk jatah empat kursi DPD RI dari dapil Banten ada Andiara Aprilia Hikmat 1.187.788 suara. Kemudian tiga kursi sisanya diprediksi akan ditempato oleh Habib Ali Alwi dengan 547.962 suara, Abdi Sumathi 364.044 suara dan Tb M Ali Ridho Azhari 349.450 suara.

Ketua KPU Provinsi Banten Wahyul Furqon mengatakan, secara resmi rapat pleno rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019 tingkat Provinsi Banten rampung pada Senin (13/5) dini hari. Diakuinya, terdapat beberapa hal yang belum sempurna namun telah dilakukan perbaikan.

“Alhamdulillah sudah dapat menyelesaikan dengan baik. Saksi-saksi yang hadir sangat kritis agar lebih disempurnakan. Kami bersyukur saksi yang kritis maka hasil yang kita peroleh dapat berlangsung dengan baik,” ujarnya.

Mantan komisioner KPU Kota Tangerang itu menuturkan, dengan berakhirnya rekapitulasi perolehan suara maka sudah ada gambaran siapa peserta yang menjadi pemenang. Dia secara gamblang untuk pemilih presiden dan wakil presiden di Banten dimenangi oleh pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Berdasarkan hasil rapat pleno, pasangan tersebut memeroleh 4.059.514 suara dan pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan2.537.524 suara. “Untuk PPWP ya nomor (urut) 2. di Banten ini adalah yang kemudian memeroleh suara terbanyak untuk PPWP adalah nomor (urut) 2,” katanya.

Sementara untuk pileg, kata dia, hal tersebut menjadi kewenangan KPU RI. KPU Banten dalam hal ini hanya menetapkan perolehan suara masing-masing peserta pemilu. “Mungkin beberapa hari kita juga akan melaksanakan pleno di KPU RI. Jika ada hal-hal yang mengganjal silakan saja (layangkan gugatan) dan kami sangat membuka ruang. Catatan dari Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) juga akan kami tindaklanjuti,” ungkapnya.

Ketua Bawaslu Provinsi Banten Didih M Sudi memaparkan, pihaknya memberi empat catatan terhadap pelaksanaan rapat pleno tingkat Provinsi Banten. Pertama, terkait permasalah pengadministrasian pemilih terjadi hampir di 8 KPU kabupaten/kota se-Banten. Itu menyangkut daftar pemilih yang tidak sesuai surat keputusan, pemilih penyandang disabilitas, baik pemilihnya maupun pengguna hak suaranya.

Kedua, meski rekapitulasi sudah selesai, Bawaslu meminta KPU membuat kronologis perbaikan dari hasil pleno khususnya soal daftar pemilih. Ini perlu disampaikan baik ke peserta pemilu dan pengawas.“Ketiga, Bawaslu meminta agar KPU Banten menyebarkan informasi hasil rekapitulasi tingkat provinsi kepada publik. Baik itu berupa soft file yang bisa diakses di situs KPU,” tuturnya.  

Catatan terakhir, kepada parpol, calon DPD dan pasangan PPWP yang masih ada keberatan dengan hasil rapat pleno bisa melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Gugatan bisa dilakuka tiga hari setelah 22 Mei. "Harapannya saat pleno di KPU RI semua berjalan lancar,” pungkasnya. (dewa)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook