THR Cair, Gaji Ke-13 Usai Lebaran

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 15 Mei 2019 - 11:35:59 WIB   |  dibaca: 464 kali
THR Cair, Gaji Ke-13 Usai Lebaran

CILEGON - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cilegon saat ini sedang menyusun Peraturan Walikota (Perwal) Cilegon tentang Tunjangan Hari Raya (THR). Setelah perwal tuntas, THR sudah bisa dicairkan.

Kepala BPKAD Kota Cilegon, Maman Mauludin mengatakan, pencairan THR bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Cilegon dipastikan sebelum Idul Fitri tahun ini. Saat ini, BPKAD sedang menyusun Perwal tentang Pemberian THR guna mengatur teknis pencairan THR tersebut. “Penyusunan Perwal paling seminggu juga beres, nanti setelah ditandatangani Pak Wali (Walikota Cilegon, Edi Ariadi -red) langsung bisa kita cairkan,” kata Maman ditemui Banten Raya di Kantor BPKAD Cilegon, Selasa (14/5).

Maman menjelaskan, dipastikannya pemberian THR sebelum Idul Fitri itu setelah adanya revisi ketiga Peraturan Pemerintah (PP) 36 Tahun 2019 tentang Pemberian THR Bagi PNS, TNI, Polri, dan Pejabat Negara. Awalnya, memang dalam PP tersebut untuk pencairan THR perlu adanya Peraturan Daerah (Perda), namun setelah direvisi oleh pemerintah pusat, pencairan THR bagi PNS hanya memerlukan peraturan kepala daerah saja atau peraturan walikota.“Jika sesuai instruksi Presiden sebelum 24 Mei 2019, kami bisa mencairkan sebelum tanggal tersebut,” kata Maman.

Dijelaskan Maman, THR atau diberi nama gaji ke-14 pemberiannya memang sebelum Lebaran. Namun untuk gaji ke-13 yang diperuntukkan sebagai uang pendidikan kemungkinan baru akan cair setelah Lebaran. “Jadi gaji 13 dan gaji 14 tidak bareng pencairannya,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Perbendaharaan pada BPKAD Cilegon, Akil Ukosah mengatakan, pada dasarnya BPKAD sudah siap mengeluarkan THR bagi PNS. Saat ini uangnya sudah tersedia. “Tinggal perwal saja yang sedang disusun, setelah itu bisa cair,” ujarnya.

Ia menambahkan, anggaran sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019. Berbeda dengan tahun 2018, pemberian THR belum dimasukkan dalam APBD sehingga harus menggeser anggaran kegiatan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 20 miliar. “Termasuk untuk tenaga honorer,” ungkapnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook