IRT Tenggak Cairan Pembersih Lantai

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 15 Mei 2019 - 11:40:37 WIB   |  dibaca: 192 kali
IRT Tenggak Cairan Pembersih Lantai

TERBARING LEMAS : Yulianingsih, warga Kelurahan Jombang Wetan mendapat penanganan tim medis UGD RSUD Cilegon setelah ditemukan menenggak cairan pembersih lantai, Selasa (14/5).

CILEGON - Diduga karena kesulitan ekonomi, Yulianinghsih (35), ibu rumah tangga (IRT) warga Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menenggak cairan pembersih lantai, Selasa (14/5).

 

Upaya bunuh diri tersebut gagal setelah beberapa menit kemudian Yulianingsih diketahui warga tergeletak di dekat Makam Taman Cilegon Indah, Kelurahan Sukmajaya. Yulianingsih kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon.

Informasi yang diperoleh, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, seorang warga melihat seorang wanita tergeletak di pinggir jalan Makam Taman Cilegon Indah.
wanita yang belakangan diketahui Yulianingsih yang menggunakan celana panjang warna abu abu dan kaos lengan panjang warna hitam serta kerudung hitam itu dalam kondisi mulut mengeluarkan busa.

Warga yang menemukan tersebut melapor ke Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, yang kemudian laporan itu diteruskan ke anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukmajaya Brigadir Paisal Nopiardi.Setelah anggota polisi itu mendatangi lokasi sekitar pukul 07.40 WIB, Yulianingsih dalam kondisi tidak sadarkan diri itu langsung dibawa ke RSUD Cilegon.

Di sisi belakang Yulianingsih, ditemukan juga satu botol cairan pembersih lantai warna hijau di dalam kantong plastik warna hitam.Setelah dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Cilegon, Yulianingsih mendapat penanganan medis.

Suami Yulia, Jefri Suhan (39), yang mendengar kabar istrinya tak sadarkan diri akibat menenggak cairan pembersih lantai kemudian bergegas ke RSUD Cilegon. “Saya dapat kabar dari paman istri, kalau istri saya tidak sadarkan diri menenggak pembersih lantai,” kata Jefri ditemui di UGD RSUD Cilegon, kemarin sekitar pukul 10.15 WIB.

Jefri mengaku, selama ini tidak memunyai permasalahan dengan istrinya itu. Namun, sejak beberapa waktu lalu istrinya sempat mengeluhkan kondisi ekonomi, setelah dirinya tidak lagi bekerja sebagai pengemudi di salah satu perusahaan swasta. Ia mengaku telah menjalin hubungan suami istri selama 15 tahun. “Saya dulu driver, tapi sudah hampir tiga bulan tidak kerja. Setelah itu istri saya kerja jadi OB (Office Boy) di rumah kontrakan dan saya ikut bantu-bantu kerjaan istri saya,” tuturnya.

Jefri mengaku, beberapa waktu lalu istrinya juga sempat mengeluhkan pekerjaan saat ini. Kemarin, istrinya juga sempat mencari cairan pembersih lantai di rumah, namun Ia tak menyangka jika cairan pembersih lantai yang dicari istrinya di rumah akan ditenggaknya. “Istri saya mengaku lelah, tapi saya support, saya bantuin juga kerjanya,” ujarnya.

Jefri mengaku, saat pagi hari dirinya bersama sang istri juga masih bersama-sama makan sahur. Saat pagi hari, istrinya mengantarkan anaknya sekolah sekitar pukul 07.00 WIB.“Namun, sekitar jam 08.00 saya dapat kabar istri saya dibawa ke rumah sakit akibat minum Wipol. Saya lihat wipol di rumah juga sudah tidak ada, wah bener kayaknya minum wipol yang tadi pagi dicari di rumah,” akunya.

Sementara itu, Brigadir Paisal Nopriandi mengatakan, dirinya mendapat laporan sekitar pukul 07.40 WIB dari ketua RT. Setelah mendapat laporan dirinya langsung ke lokasi. “Saya langsung menuju lokasi, dan setelah melihat kondisi perempuan tersebut langsung kami bawa ke RSUD Cilegon. Di lokasi, ditemukan cairan pembersih lantai di dalam kantong plastik warna hitam dan saya bawa ke RSUD Cilegon, sekarang sedang mendapat penanganan medis untuk mengeluarkan cairan dari dalam tubuh perempuan itu,” ujarnya.  (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook