Besaran Zakat Fitrah Turun Rp 5.000

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Rabu, 15 Mei 2019 - 11:49:51 WIB   |  dibaca: 214 kali
Besaran Zakat Fitrah Turun Rp 5.000

ZAKAT: Ketua Baznas Lebak Eri Rahmat didampingi Sekretaris Baznas Lebak Juanda memberikan keterangan soal zakat fitrah di ruangannya, Selasa (14/5).

RANGKASBITUNG- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak H Eri Rahmat mengatakan, besaran nilai zakat fitrah di Lebak pada Lebaran tahun 2019 ini turun Rp 5.000 dari tahun sebelumnya sebesar Rp 35.000 menjadi Rp 30.000. Besaran nominal zakat fitrah turun karena mengikuti harga besar yang mengalami penurunan di tahun 2019.

"Besaran zakat fitrah 1440 hijriyah sudah ditetapkan. Berdasarkan rapat komisioner dan sudah mendapatkan persetujuan bupati dengan beras 2,5 kilo atau 3,5 liter dengan uang Rp 30 ribu," kata Ketua Baznas Lebak Eri Rahmat di ruang kerjanya, Selasa (14/5).

Eri menjelaskan, hasil evaluasi besaran nominal zakat kalau diuangkan mengalami penurunan dibandingkan tahun kemarin. Pada tahun 2018 sebesar Rp 35 ribu sedangkan sekarang Rp 30 ribu."Karena harga beras di toko, warung-warung turun karena panen raya. Kita sudah melakukan survei di tiga titik sehingga kita menentukan untuk nilai turun menjadi Rp 30 ribu," katanya.

Lebih lanjut Eri menjelaskan, pada tahun lalu harga beras cukup tinggi sehingga menjadi Rp 35 ribu. Sekarang ini karena panen raya harga beras turun. "Harga beras turun kita turun. Kita dasarnya kepada harga beras," katanya.

Eri mengungkapkan, setoran zakat fitrah yang masuk ke Baznas dari Unit Pengelola Zakat (UPZ) tingkat OPD dan kecamatan. "Kalau dari masyarakat diserahkan kepada UPZ setiap kecamatan. Tinggal bagaimana tindaklanjut UPZ di kecamatan kalau OPD sudah berjalan 80 persen sudah pada setor tinggal UPZ kecamatan bergerak tidak," katanya.

Lebih lanjut Eri menjelaskan, bila dilihat tahun 2018 sebagai tahun kebangkitan zakat optimalisasi target Baznas Rp 700 juta dan terealisasi Rp 660 juta. Sedangkan tahun ini targetnya Rp 600 juta."Secara hitung-hitungan realisasi sekitar Rp 550 juta. Adapun santunan kita akan menyalurkan sekitar 28.000 orang dengan nilai Rp 30 ribu per orang, kurang lebih Rp 850 juta," katanya.

Eri mengungkapkan, apabila dibandingkan antara penghimpunan zakat sekitar Rp 550 juta sampai Rp 600 juta dengan yang disalurkan untuk santunan berarti Baznas nambah sekitar Rp 200 juta lebih. "Darimana, dari zakar profesi PNS. Yang telah disetor PNS ke Baznas," katanya.

Sekretaris Baznas Lebak H Juanda menambahkan, hasil penghimpunan Baznas disalurkan tidak hanya berupa santunan, tapi juga turut memberikan bantuan korban bencana. "Termasuk korban pergerakan tanah yang di Jampang serta korban kebakaran juga," katanya.

Selain itu juga memberikan bantuan bedah rumah serta bantuan sosial lainnya. "Ternasuk pemberian uang untuk pasien yang tengah menjalani pengobatan mulai dari Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta. Kalau biaya rumah sakitnya mungkin gratis karena ada BPJS, tetapi untuk operasionalnya membutuhkan biaya dan Baznas turut membantu kelancaran pasien yang menjalani perawatan," katanya. (purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook