Tebing Telaga Biru Longsor

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Rabu, 15 Mei 2019 - 11:52:56 WIB   |  dibaca: 218 kali
Tebing Telaga Biru Longsor

LONGSOR: Warga Kampung Telaga Biru Rangkasbitung berupaya mengangkat material longsoran tanah yang menimbun jalan di kampung tersebut, Senin (13/5) malam.

RANGKASBITUNG- Tanah tebing di Kampung Telaga Biru, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Senin (14/5) sekira pukul 20.00, longsor. Beruntung tidak ada rumah yang terkena longsor. Namun jalan penghubung Pasir Jati menuju Jalan By Pass tertimbun, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua selama tiga jam.

Berdasarkan pantauan Banten Raya, puluhan kendaraan roda empat dan roda dua dari arah Pasir Jati maupun dari arah By Pass harus balik arah sempat menumpuk di sekitar lokasi longsor. Agar tidak membahayakan para pengendara maka malam itu juga, warga Telaga Biru memerintahkan agar para pengendara balik arah.

Agus, warga Kampung Pasir Jati kepada Banten Raya mengungkapkan, sebelum tanah tebing longsor, wilayah kampung Pasir Jati dan Kampung Talaga Biru diguyur hujan lebat sejak pukul 19.00. Namin ketika pukul 20.00, atau setelah satu jam diguyur hujan, tanah tebing yang tepat berada di sisi jalan penghubung di Telaga Biru tiba-tiba longsor dan menimbun badan jalan."Saat longsor terjadi, tidak ada satu pun pengendara yang melintas, sehingga kami lihat tidak korban luka maupun korban jiwa," ujar Agus kemarin.

Akibat jalan penghubung tertimbung, maka semua jenis kendaraan bermotor tidak bisa melintasinya. Agar jalan tersebut bisa kembali dilewati, maka warga dibantu pihak Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Lebak mengangkat material longsoran tersebut dari badan jalan.

"Kurang lebih selama empat jam, badan jalan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan bermotor. Namun karena masih licin oleh sisa tanah yang terguyur hujan, maka para pengendara harus hati-hati melintasinya," katanya.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Lebak Kaprawi membenarkan telah terjadi longsor pada tebing di Kampung Telaga Biru. Longsor sempat menimbun badan jalan pemghubung di kampung tersebut hingga beberapa jam lamanya. "Setelah material longsoran kami angkat bersama warga Talaga Biru, jalan penghubung bisa kembali dilalui kendaraan," kata Kaprawi. (hudaya)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook