Ade Yuliasih Adukan Pelanggaran Pidana Pemilu

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 15 Mei 2019 - 12:16:58 WIB   |  dibaca: 110 kali
Ade Yuliasih Adukan Pelanggaran Pidana Pemilu

Petugas Bawaslu Kota Serang saat menggali keterangan dari caleg PPP Ade Yuliasih beberapa waktu lalu.

Caleg DPRD Banten dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) daerah pemilihan (dapil) Kota Serang Ade Yuliasih melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan KPPS. Meski rekapitulasi sudah selesai dilakukan sampai di tingkat Provinsi Banten, namun Bawaslu Kota Serang masih tetap menindaklanjuti laporan tersebut.

Komisioner Bawaslu Kota Serang Agus Aan mengatakan bahwa Ade Yuliasih melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan KPPS 19 tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Walantaka. Akibat adanya kecurangan itu, Ade diduga dirugikan sehingga menyebabkan suaranya berkurang. Meski demikian, sampai saat ini kasus ini belum sampai ke arah itu."Barang bukti yang diserahkan ke kita adalah form C1," kata Agus, Selasa (14/5).

Agus menyatakan bahwa berbicara tentang form C1, maka dokumen ini banyak dimiliki oleh saksi dari parpol lain. Karena form C1 dimiliki oleh semua saksi partai politik, sehingga bisa disandingkan dengan form C1 yang dimiliki saksi partai politik lain. Dengan cara ini akan diketahui form C1 milik siapa yang asli dan milik siapa yang palsu. Bila kemudian pelapor menyampaikan keterangan palsu, maka ada sanksi yang menantinya."Kita sudah meminta keterangan yang bersangkutan nanti selanjutnya saksi-saksi," ujarnya.

Meski arah laporan yang dilakukan Ade diduga akan menyasar pada kehilangan suara pribadinya, namun hal itu tidak akan menyebabkan suara calon lain tergesar, seandainya pun gugatan Ade ini dikabulkan. Apalagi selisih suara antara Ade dengan caleg PPP yang suaranya besar dan berhak mendapat kursi di DPRD Banten yaitu Agus Efendi, terpaut sangat jauh yakni di angka sekitar 1.000 suara. "Bila pelapor (Ade Yuliasih) kemudian protes tentang perolehan suara, maka ada mekanisme yang bisa ditempuh, yaitu dengan memasukkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK)," jelasnya.

Ketua Bawaslu Kota Serang Faridi menyatakan bahwa meski tahapan rekapitulasi suara sudah bergeser ke KPU RI, namun setiap laporan akan terus ditindak lanjuti. Bahkan kasus yang dilaporkan oleh Ade Yuliasih ini juga akan tetap dibahas di Gakkumdu apakah benar-benar memiliki unsur pidana atau tidak. Sebelum sampai pada kesimpulan awal bahwa kasus ini memiliki unsur pidana, akan dilakukan terlebih dahulu penyandingan data pelapor dengan data yang ada. "Setelah itu baru dibahas di Gakkumdu. Secepatnya kita bahas di Gakkumdu," tuturnya. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook