Hendak Mesum, Penghuni Gedung Putih Diamankan

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 15 Mei 2019 - 12:19:01 WIB   |  dibaca: 275 kali
Hendak Mesum, Penghuni Gedung Putih Diamankan

OPERASI CIPTA KONDISI: Kasatlantas Polres Serang Kota AKP Ali (kiri) saat memintai keterangan pasangan bukan suami istri yang diduga hendak mesum yang terjadi di kos-kosan Gedung Putih, Kota Serang, Selasa (14/5) dini hari.

SERANG- Diduga hendak berbuat mesum di kos-kosan Gedung Putih, sekitar Terminal Pakupatan, Kota Serang, pasangan bukan suami istri diciduk petugas kepolisian dari Polres Serang Kota, saat razia cipta kondisi bulan Ramadan, Selasa (14/5) dini hari.

Razia yang dipimpin oleh Kasatlantas Polres Serang Kota AKP Ali Rahman Cipta Prawira itu menyisir lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat aksi balap liar yang dilakukan oleh para remaja sambil menunggu waktu sahur.

Meski sudah sering dilakukan razia oleh Polres Serang Kota, aksi balap liar masih dilakukan. Seperti di Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Di lokasi itu, polisi kembali mengamankan 5 unit sepeda motor dan pemiliknya.

Setelah berhasil membubarkan aksi balap liar, razia kembali dilanjutkan ke wilayah Pakupatan dengan tujuan kos-kosan Gedung Putih. Dari 20 kamar kos-kosan, polisi menemukan sepasang lelaki dan perempuan berada dalam satu kamar yang diduga hendak berbuat mesum.

Kasatlantas Polres Serang Kota AKP Ali Rahman Cipta Prawira mengatakan, razia kali ini merupakan razia skala besar dalam rangka cipta kondisi bulan Ramadan. Adapun sasarannya yaitu balap liar, dan kegiatan-kegiatan yang meresahkan masyarakat.
 
"Kami banyak menerima keluhan-keluhan dari masyarakat. Tadi kami berhasil membubarkan aksi balap liar di KP3B dan mengamankan sekitar 5 unit kendaraan berserta pemiliknya," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Selain balap liar, Ali mengungkapkan kepolisian juga melakukan razia ke kos-kosan di sekitar terminal Pakupatan yang diduga menjadi tempat bisnis esek-esek. Meski memasuki bulan Ramadan, kepolisian masih menerima informasi pratek tersebut."Kita temukan satu pasangan bukan suami istri dan amanakan untuk kita ambil keterangan, selebihnya hanya wanita biasa," ungkapnya.

Menurut Ali, berdasarkan keterangan yang diperoleh penghuni kos-kosan Gedung Putih itu memang dijadikan tempat bisnis esek-esek. Biasanya, para pria hidung belang datang langsung ke lokasi menemui penghuni kosan."Para tamu ke sini, kalau wanita emang sudah bermarkas di sini kita liat tadi ada sekitar 20 kamar," ujarnya.

Ali juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing dan menghormati umat muslim yang tengah menjalankan ibadah di bulan Ramadan."Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban pada bulan puasa kali ini," imbaunya. (darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook