Pemkab Bakal Tambah Modal BJB Rp 25 Miliar

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Rabu, 15 Mei 2019 - 12:38:39 WIB   |  dibaca: 166 kali
Pemkab Bakal Tambah Modal BJB Rp 25 Miliar

MENYIMAK: Suasana Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang tentang Pemandangan Umum Fraksi-fraksi atas Penjelasan Bupati terhadap Dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Kecamatan Tigaraksa, Selasa (14/5).

KAB. TANGERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana menambah penyertaan modal di PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Rencana tersebut kini sudah dalam tahap pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang. Penyertaan modal sendiri sudah dianggarkan sebelumnya oleh Pemkab Tangerang melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019 sebesar Rp 25 miliar.

Wakil Bupati Tangerang, Mad Romli menjelaskan, usulan Pemkab Tangerang untuk menambah penyertaan modal di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Banten, dengan nama emiten BJBR ini masih dalam tahap pembahasan oleh DPRD Kabupaten Tangerang.

“Tadi jawaban-jawaban fraksi terhadap penyampaian bupati beberapa waktu lalu, jadi belum dibahas usulannya, ini baru diusulkan ke DPRD untuk penambahan modal,” jelas pria yang akarab dipanggil Romli ini kepada wartawan usai menghadiri Rapat Paripurna tentang Pemandangan Umum Fraksi-fraksi atas Penjelasan Bupati terhadap Dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Kecamatan Tigaraksa, Selasa (14/5).

Menurut Mad Romli, penambahan penyertaan modal di BUMD yang telah melantai sembilan tahun di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebesar Rp 25 miliar. Modal tersebut, kata Romli, juga telah disetujui oleh para wakil rakyat dalam penetapan APBD tahun anggaran 2019. “Saya kira itu (modal) kan sudah disetujui oleh DPRD, ini surplus dari APBD saja dan nilainya itu kan disetujui baru Rp 25 miliar,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Barhum mengungkapkan, penambahan penyertaan modal ke Bank BJB, akan segera dilakukan pembahasan oleh pihaknya. Rencananya DPRD juga akan membentuk Panitia Khusus (Pansus). “Kami belum menyutujui, hasilnya nanti dilihat dari analisa dan kajian Pansus,” ungkapnya.

Menurut Barhum, alasan dari Pemkab Tangerang, selain mendapatkan deviden atau pembagian keuntungan yang besar alasan lainnya ialah untuk menambah penyertaan modalnya berdasarkan dari ketentuan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ketentuan tersebut merupakan suplai dana kepada Bank-Bank di daerah, dalam rangka kompetitif. “Jadi artinya harus ada penambahan penyertaan modal dari Bank BJB itu sendiri, lalu kita sebagai mitra (pemegang saham) diminta menyertakan modal kembali. Kalau mengurang maka saham yang kita pegang itu tidak ekspansi lagi, kalau tidak ditambahkan. Itu ketentuan dari Bank BJB sendiri dan OJK, dalam rangka ekspansi bank ke daerah,” pungkasnya. (imron)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook