Anggota DPRD Banten Dilantik Awal September

nurul roudhoh   |   Politik  |   Rabu, 15 Mei 2019 - 13:06:19 WIB   |  dibaca: 984 kali
Anggota DPRD Banten Dilantik Awal September

PERIODE BARU :Pengendara motor melintasi gedung DPRD Provinsi Banten, di Kecamatan Curug, Kota Serang, belum lama ini.

SERANG – Sebanyak 85 anggota DPRD Provinsi Banten hasil Pemilu 2019 direncanakan dilantik dan diambil sumpah pada 1 atau 2 September mendatang. Kini, Pemprov Banten menunggu surat keputusan (SK) penetapan calon terpilih dari KPU Banten sebagai syarat administrasi pelantikan.

Sekretaris DPRD Provinsi Banten EA Deni Hermawan mengatakan, dengan sudah mendekatinya akhir tahapan Pemilu 2019, pihaknya juga mulai memersiapkan pelantikan bagi anggota DPRD terpilih periode 2019-2024. Sekretariat DPRD pun sudah menetapkan dua opsi tanggal pelantikan. “DPRD Banten direncanakan di awal September. Antara tanggal 1 atau 2 rencananya. Belum final tapi tidak jadi persoalan juga kalau dilantik di tanggal 1, hari Minggu. Tidak menyalahi aturan,” ujarnya saat dihubungi via sambungan seluler, Selasa (14/5).

Ia menuturkan, rencana pelantikan di awal September dikarenakan anggota DPRD Provinsi Banten periode 2014-2019 akan habis masa baktinya pada 1 September mendatang. Diakuinya, selain rencana tanggal pelantikan, Sekretariat DPRD telah melakukan sejumlah persiapan lainnya. “Rundown acara belum secara rinci disiapkan tetapi prinsipnya Pemprov Banten melalui Setwan (Sekretariat DPRD Banten) siap menerima para anggota DPRD yang baru,” katanya.  

Untuk pelantikan, kata dia, Sekretariat DPRD tak akan memberikan seragam khusus bagi mereka yang akan dilantikan. Sebab, hak pakaian dinas baru bisa diberikan setelah 85 calon wakil rakyat itu resmi diambil sumpah.“Sesuai kedudukan keuangan dan protokoler anggota DPRD. Anggota DPRD mempunyai hak mendapatkan pakaian yang terdiri atas PSL (pakaian sipil lengkap), PSR (pakaian sipil resmi), PDH (pakaian dinas harian) sejak pengucapan sumpah dan janji. Artinya pada saat pelantikkannya itu masih (menyediakan pakaian) sendiri.

Tetapi setelah pelantikan, hak-hak itu dengan sendirinya akan diberikan,” ungkapnya.Dipaparkan Deni, agar pelantikan bisa digelar, kini pihaknya sedang menunggu penyerahan SK penetapan hasil dan calon terpilih Pemilu 2019 dari KPU Banten. Selanjutnya, SK itu akan diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk dibuatkan SK pelantikan sebagai syarat administrasi digelarnya pelantikan.

“Setelah ditetapkan, KPU akan berkirim surat ke pemerintah daerah melalui gubernur. Setelah dari gubernur, gubernur akan berkirim surat ke Kemendagri untuk ditetapkan,” tuturnya.    
Lebih lanjut, diungkapkan mantan Kabag Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Banten itu, setelah dilantik, setelahnya 85 anggota DPRD akan mengikuti orientasi. Kegiatan tersebut akan digelar oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri.“Kemungkinan akan ada dua angkatan, tidak sekaligus 85 orang. Sudah kooordinasi dengan BPSDM Kemendagri. Pelaksanaannya di September juga setelah pelantikan,” katanya.  

Komisioner KPU Provinsi Banten Eka Satyalaksmana mengatakan, SK penetapan hasil dan calon terpilih akan diterbitkan pasca penetapan hasil Pemilu 2019 tingkat nasional pada 22 Mei. Setelahnya, KPU Banten juga akan menunggu ada tidaknya gugatan peserta pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).“Kami sedang siap-siap merapikan dokumen untuk persiapan pleno nasional. Kalau sudah fix, besok (hari ini-red) kita naik di RI. Kalau sudah ada pengumuman register dari MK baru penetapan calon. (Penatapan calon legislatif terpilih) sesuai tingkatan,” ujarnya.

Senada dengan Deni, Eka menegaskan, untuk pelantikan calon terpilih bukan menjadi ranah KPU.  “Kalau pelantikan ranahnya bukan KPU. KPU hanya menyerahkan SK penetapan hasil dan penetapan calon terpilih,” pungkas mantan komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten ini.

Informasi yang dihimpun, berdasaran Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2019, rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019 tingkat nasional akan berlangsung pada 25 April hingga 22 Mei. Sedangkan permohonan sengketa ke MK dibuka pada 23 hingga 25 Mei.Sementara penyelesaian sengketa dan putusan digelar pada 26 Mei hingga 8 Juni. Kemudian tindak lanjut putusan MK dijadwalkan pada 9 hingga 15 Juni.

Diberitakan sebelumnya, Partai Gerindra berpotensi untuk menempatkan salah satu calon anggota legislatif (caleg)-nya pada Pemilu 2019 untuk menduduki kursi Ketua DPRD Provinsi Banten Banten peridoe 2019-2024. Hal itu tak lepas karena partai besutan Prabowo Subianto itu diprediksi akan memeroleh 16 kursi, terbanyak dari peserta pemilu lainnya.

Sementara prediksi perolehan kursi untuk parpol lainnya terdiri atas PDIP 13, Golkar 11, PKS 11 dan Demokrat 9. Selanjutnya, PKB 7, PAN 6, PPP 5, NasDem 4, Berkarya 1, PSI 1 dan Hanura 1 kursi. (dewa) 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook