Pembuat Kartu Kuning Membludak

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 27 Juni 2018 - 15:24:59 WIB   |  dibaca: 450 kali
Pembuat Kartu Kuning Membludak

MEMBLUDAK : Ratusan pembuat kartu pencari kerja di Disnakertrans Kabupaten Serang rela mengantre berjam-jam, Selasa (26/6).

SERANG – Jumlah pembuat kartu pencari kerja atau kartu kuning di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnkaertrans) Kabupaten Serang usai libur Idul Fitri 1439 hijriyah mengalami peningkatan yang sangat signifikan, yaitu rata-rata 50 sampai 100 pada hari-hari biasa, naik menjadi 400 sampai 500 per hari setelah libur. Selain itu, peningkatan terjadi, karena berbarengan dengan kelulusan sekolah.


Kasi Penempatan Tenaga Herja Disnakertrans Kabupaten Serang Yusrachmaidi mengatakan, banyaknya para pencari kerja di Kabupaten Serang, karena saat ini banyak perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan. “Peningkatannya cukup tajam yaitu mencapai 400 sampai 500 pe rhari, karena kan sekarang ini baru pada lulus sekolah. Rata-rata usia yang membuat kartu kuning mereka yang baru lulus SMA dan SMK,” ujar Yusrachmaidi, Selasa (26/6).


Iyus menjelaskan, untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pembuat kartu kuning, pihaknya dibantu para siswa yang sedang melakukan praktek kerja lapangan di Disnakertrans Kabupaten Serang. “Karena yang membuat permohonan kartu kuning ini cukup banyak, kita dibantu siswa yang lagi PKL, kalau enggak begitu kita bisa kewalahan. Alhamdulillah semua yang datang terlayani, memang harus mengantre,” katanya.


Ia mengungkapkan, melonjaknya pembuat kartu kuning hampir terjadi setiap tahun usai libur Idul Fitri dan setelah kelulusan sekolah. Sedangkan pada hari-hari biasa pembuat kartu kuning tidak begitu banyak, sehinga tidak perlu mengantre lama-lama. “Biasanya paling 50 sampai 100 per hari. Ini yang datang ke sini (disnakertrans-red), bisa jadi banyak pencari kerja yang langsung dan tidak membuat kartu kuning. Kartu kuning ini penting untuk mengetahui jumlah pencari kerja,” tuturnya.


Ahmad Rifa'i, pembuat kartu kuning asal Kecamatan Kopo mengaku rela mengantra berjam-jam untuk mendapatkan kartu kuning, yang akan digunakan untuk syarat mencari kerja. “Iya lagi ngantre ni, belum dapat panggilan. Udah nunggu dari jam 07.00 pagi, karena banyak yang membuat jadi sabar aja nungguin. Buat persayaratan kerja di pabrik di Serang timur. Semoga saja bisa diterima. Baru pertama kali bikin,” katanya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook