8 SPBU Diperiksa, Hasilnya Masih Ditoleransi

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 16 Mei 2019 - 12:57:28 WIB   |  dibaca: 167 kali
8 SPBU Diperiksa, Hasilnya Masih Ditoleransi

TERA ULANG SPBU : Petugas Balai Metrologi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Serang melakukan tera ulang volume bahan bakar cair di SPBU Panancangan, Kota Serang, Rabu (15/5).

SERANG - Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Serang memeriksa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di jalur mudik dari mulai Taman Kopassus di Kecamatan Taktakan sampai dengan Kalodran di Kecamatan Walantaka. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan takaran pada SPBU tersebut sesuai dengan yang seharusnya.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Serang Raudah mengatakan bahwa pemeriksaan SPBU ini merupakan bagian dari pengawasan pada SPBU menjelang mudik Lebaran tahun 2019.

Pemeriksaan ini merupakan instruksi dari Direktorat Jenderal Metrologi Kementerian Perdagangan RI agar seluruh SPBU, terutama yang berada di jalur mudik Lebaran, diperiksa sehingga takaran bahan bakar minyak yang dijual sesuai dengan yang seharusnya."Menjelang Lebaran 2019 ini kami melakukan pengawasan SPBU di jalur mudik," kata Raudah, Rabu (15/5).

Raudan mengungkapkan bahwa pemeriksaan SPBU ini akan dilakukan selama 2 hari mulai dari kemarin. Pemeriksaan yang dilakukan kemarin petugas berhasil memeriksa 8 SPBU yang ada di Kota Serang yaitu SPBU Taman Kopasus, Bogeg 1 dan 2, Prisma, Kalodran, Parung, dan Polda. Pada Kamis hari ini pemeriksaan akan dilanjutkan di SPBU-SPBU yang sebelumnya belum diperiksa. Ia mengungkapkan bahwa pemeriksaan dilakukan pada semua jenis bahan bakar minyak mulai dari solar, pertamax, pertalite, premium, dan lainnya.

Hasil pemeriksaan kemarin terhadap 8 SPBU yang diperiksa petugas menemukan takaran bahan bakar minyak di SPBU yang diperiksa masih dalam ambang batas normal atau masih batas toleransi. Jika kemudian ditemukan ada SPBU yang mengurangi takaran petugas akan memperingatkan pengelola SPBU tersebut agar tidak mengulanginya. Sebab pengurangan takaran bisa disanksi.

Kasubid Pembinaam dan Pengembangan Distribusi pada Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Serang Didi Sunardi mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kualitas BBM yang dikonsumsi masyarakat, khususnya yang ada di jalur mudik 2019, sesuai dengan takaran. Selain memeriksa kuantitas BBM, petugas juga menanyakan stok BBM sampai dengan Lebaran. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook