Satpol PP Panggil Pemilik Usaha Rumah Potong Ayam

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Sabtu, 18 Mei 2019 - 11:07:13 WIB   |  dibaca: 224 kali
Satpol PP Panggil Pemilik Usaha Rumah Potong Ayam

DIPANGGIL: Arman, pemilik usaha rumah potong ayam (kanan), saat dimintai keterangan di kantor Satpol PP Lebak, Jumat (17/5).

RANGKASBITUNG- Dinas Satpol PP Kabupaten Lebak memanggil pemilik usaha rumah ayam potong di pinggir jalan raya Rangkasbitung-Pandeglang, Kampung Pabuaran, Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung, Jumat (17/5). Pemilik usaha rumah ayam potong tersebut atas nama Arman.

"Pemilik usaha kami panggil untuk dimintai keterangan terkait usahanya. Lantaran belum mengantongi izin dan melanggar perda K3," kata Kepala Bidang Peraturan Perundang-Undangan pada Dinas Satpol PP Lebak Tati Suryati.

Tati menjelaskan, pemilik usaha rumah potong melanggar perda K3 karena mengalirkan limbah air cucian kotoran dan darah ayam langsung ke saluran irigasi. Secara aturan seharusnya pemilik memiliki kolam penampungan sendiri.

"Bukan main langsung alirkan ke irigasi. Ini tentu menyalahi aturan. Kami minta pemilik segera urus perizinan dan buat kolam penampungan limbah. Jika bandel, maka akan diambil tindakan tegas sampai pada penutupan," katanya.

Tati mengungkapkan, proses penutupan akan dilakukan ketika pemilik mengindahkan surat pernyataan kesanggupan mematuhi aturan yang berlaku. Terkait berapa tenggat waktunya diminta mengurus secepatnya. "Jika memang masih mau melanjutkan usaha dengan jalan dan prosedur yang baik. Jangan sampai usaha yang dijalani merugikan banyak orang jadi tempuh perizinannya," kata Tati.

Sementara itu, Arman mengaku pihaknya tidak mengetahui kalau usaha yang dijalani di atas lahannya sendiri harus mengurus perizinan. "Saya tidak tahu karena memang saya sebetulnya hanya melanjutkan usaha yang sudah tujuh bulan off karena memang ngontrak di lahan milik saya. Melihat off, namun banyak langganan akhirnya saya lanjutkan karena sayang sudah banyak langganan," katanya.

Arman berjanji mengurus perizinan, baik izin lingkungan dan lainnya. "Kemudian terkait limbah, saya akan buat kolam penampungan sendiri. Kebetulan memang tanah yang dijadikan tempat usaha milik sendiri," katanya. (purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook