Pemkot Tak Bisa Tambah Paket Sembako Bazar

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Sabtu, 18 Mei 2019 - 11:34:12 WIB   |  dibaca: 146 kali
Pemkot Tak Bisa Tambah Paket Sembako Bazar

BAZAR MURAH RAMADAN: Puluhan emak-emak rela berdesakan untuk mendapatkan peket sembako saat bazar murah Ramadan di Alun-alun Barat, Kota Serang, Jumat (17/5). Mereka rela antre dan berdesakan untuk mendapatkan sembako murah senilai Rp 50.000 per paket.

SERANG- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Perdagangan Industri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperdaginkop UKM) Kota Serang tidak bisa menambah paket sembako murah pada acara bazar pasar murah yang dihelat tiap kecamatan pada tahun 2019 ini. Alasannya karena telah disesuaikan dengan anggaran yang ada.

“Paket sembako masih tetap jatahnya 500 paket saja tiap satu kecamatan. Jadi tidak ditambah dan tidak dikurangi karena menyesuaikan dengan anggaran yang ada,” kata Walikota Serang Syafrudin usai mengikuti bazar pasar murah di Alun-Alun Barat, Kota Serang, Jumat (17/5) pagi sekitar pukul 09.00.

Ia menyebutkan, harga normal paket sembako murah Rp 115.000 per paket, namun dijual Rp 10.000 untuk satu kepala keluarga (KK). Isi paket sembako yakni beras 5 kilogram (kg), minyak sayur 2 liter, gula pasir 1 kg, dan tepung terigu 1 kg. "Ada subsidi dari pemerintah untuk setiap paket senilai Rp 105.000," jelasnya.

Meski demikian, lanjut Syafrudin, pihaknya mendapatkan paket sembako tambahan gratis dari Bank Indonesia (BI) wilayah Banten sebanyak 150 paket, dan Bank Jabar Banten 100 paket. "Sebelumnya hanya dari BJB 100 paket. Sekarang kita dapat tambahan 150 paket dari BI. Itu semua gratis buat orang jompo," katanya.

Selain itu, masih kata Syafrudin, pihaknya pun mendapatkan dukungan dari pelaku usaha ritel di Kota Serang mulai dari Alfamart, Indomaret, Alfamidi, Giant Ekstra, Giant Ekspres, Lotte Mart, Carefour, Hypermart, dan lainnya. "Mereka jual dengan harga setengahnya. Seumpamanya harga satu paket sembako Rp 50.000, cukup dibayar Rp 25.000. Terus kita juga ada kerjasama dari Kodim 0602," jelas Syafrudin.

Kepala Disperdaginkop UKM Kota Serang Yoyo Wicahyono mengatakan, bazar pasar murah yang digelar di Alun-Alun Barat Kota Serang ini merupakan bazar yang kelima. Seluruhnya program bazar murah akan diadakan tujuh kali.

“Ini sudah yang kelima. Yang pertama diadakan di Puspemkot bersamaan dengan acara HUT Kartini. Jadi tujuh semuanya, enam diadakan di kecamatan, satu di Puspemkot. Kita lakukan itu sesuai dengan APBD di DPA kita. Tidak bisa ditambah tidak bisa diubah. Kalau mau ditambah tahun depan. Iya kan kalau pemerintah emang begitu,” ujar Yoyo.

Ia juga menyampaikan bahwa pada bazar murah kelima ini dukungan dari pelaku usaha ritel seperti Alfamart, Alfamidi, Indomart, Giant, Lotte Mart, Aneka Swalayan, dan lainnya sudah semakin berkurang. Hal itu karena berdasarkan kemampuan dari masing-masing program corporate social responsibility (CSR). “Ini Giant semakin berkurang karena CSRnya sudah semakin habis,” ungkap dia.

Untuk harga paket sembako yang dijual pelaku usaha ritel, lanjut dia, harga paket sembako dari setiap ritel berbeda. “Waduh saya kurang tahu itunya. Tergantung ritelnya masing-masing. Tapi yang jelas harganya di bawah harga pasar,” katanya.

Namun untuk tahun depan, masih kata Yoyo, pihaknya belum dapat memastikan apakah akan ada penambahan jatah bazar pasar murah di setiap kecamatan. “Tahun depan saya pikir kalau melihat penyusunan di anggarannya masih sama sama juga. Belum. Belum masih perencanaan,” tutur dia.

Ia menjelaskan, program bazar pasar murah ini rutin diadakan tiap tahun untuk membantu masyarakat yang berpenghasilan ekonomi menengah ke bawah. "Dengan harapan bisa menekan harga pasar menjadi stabil,” jelasnya.

Yoyo menambahkan, program bazar pasar murah akan kembali diadakan di dua kecamatan yakni Kecamatan Cipocokjaya dan Kecamatan Kasemen. "Di Cipocok tanggal 22 Mei, lalu hari berikutnya atau terakhir, di Kecamatan Kasemen," tutupnya. (harir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook