Kematian Delapan KPPS Diselidiki Komnas Ham

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Sabtu, 18 Mei 2019 - 11:47:42 WIB   |  dibaca: 183 kali
Kematian Delapan KPPS Diselidiki Komnas Ham

DISELIDIKI : Komisioner Komnas HAM, Amirudin Alrahab (kanan) diterima Komisioner KPU Kabupaten Tangerang, di Jalan KH Syekh Nawawi, Desa Mara Gara, Kecamatan Tigarakasa, Kabupaten Tangerang, Jumat (17/5).

KAB. TANGERANG - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang, Jumat (17/5). Kedatangan lembaga yang berfungsi untuk melaksanakan kajian, perlindungan, penelitian, penyuluhan, pemantauan, investigasi, dan mediasi terhadap persoalan-persoalan HAM itu untuk menyelidiki penyebab kematian delapan petugas KPPS asal Kabupaten Tangerang.

Komisioner Komnas HAM, Amiruddin Alrahab, mengatakan, kedatangannya bertemu dengan keluarga almarhum untuk mengumpulkan data. Nantinya, data tersebut akan disimpulkan sebagai penyebab kematian petugas KPPS saat Pemilu 2019 di Kabupaten Tangerang. "Saya mendengar langsung dari anggota keluarga almarhum mengenai kesehatan, kebiasaan mereka. Yang saya dapatkan ini ada yang meninggal pada hari Hari pencoblosan, bahkan ada yang dua minggu setelahnya," kata Amirudin kepada wartawan di Kantor KPU Kabupaten Tangerang.

Amiruddin menjelaskan, selain mendata riwayat kesehatan korban, pihaknya juga mendata kebiasaan korban setelah dan sebelum pelaksanaan pesta demokrasi. Data yang didapat dianggap penting, karena bisa menjadi benang merah muasal kematian petugas pengawal demokrasi. "Semua yang saya datangkan ke-6 provinsi dan beberapa kabupaten, pokoknya seputar tentang riwayat kesehatan dan aktivitas almarhum saat pelaksanaan Pemilu 2019 dan sesudah," jelasnya.

Amiruddin mengaku, belum bisa membocorkan kemungkinan sebab kematian petugas KPPS. Dia menambahkan, hasil pengumpulan data akan diumumkan di Kantor Pusat Komnas HAM. "Kalau kesimpulan, saya jawab hari ini kan belum cukup datanya untuk dapat menarik kesimpulan. Nanti tanggal 21 Mei 2019 akan saya umumkan di Kantor Komnas HAM," jelasnya.

Selain di Provinsi Banten, kata Amirudin, Komnas HAM juga mengunjungi beberapa daerah yang dianggap memakan korban jiwa paling banyak saat Pemilu 2019. Sebanyak enam provinsi akan menjadi sampel penyelidikan Komnas HAM, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan NTB. “Kita mengambil sampel di enam provinsi untuk bahan mengungkap kematian para petugas KPPS itu,” tutupnya.

Semnetara itu, Ketua KPU Kabupaten Tangerang, M. Ali Zaenal Abidin, menyambut baik kedatangan Komnas HAM ke kantornya untuk mengetahui rekam jejak anggota KPPS asal Kabupaten Tangerang yang meninggal dunia. “Kami memfasilitasi, Komnas HAM untuk menayakan beberapa hal kepada keluarga korban,” Singkatnya. (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook