Pemkab Larang Kendaraan Dinas Dipakai Mudik

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 23 Mei 2019 - 13:02:28 WIB   |  dibaca: 365 kali
Pemkab Larang Kendaraan Dinas Dipakai Mudik

DIPARKIR : Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Tangerang memarkir mobil dinas di samping Kantor Bupati Tangerang, Puspemkab Tagerang, Kecamatan Tigaraksa, Rabu (22/5).

KAB. TANGERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan mudik Lebaran. Larangan itu dikelurkan agar aset negara tetap terawat. Namun, pemkab tidak menyediakan lahan parkir untuk mengumpulkan kendaraan dinas tersebut karena alasan keamanan.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, mengatakan, ASN pengguna mobil dinas, bisa menyimpan kendaraan dinas di rumah masing-masing dan bertanggung jawab terhadap keamanan aset negara itu. “Kendaraan dinas tidak boleh dipakai mudik. Silakan dibawa ke rumah masing-masing untuk dijaga, kalau dikumpulkan di parkiran Pemkab tidak cukup dan rawan,” kata pria yang akrab dipanggil Zaki ini saat dihubungi wartawan melalui telepon, Rabu (22/5).

Zaki mengungkapkan, tidak pernah bosan mengingatkan para anak buahnya tentang larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik. Jika masih ada yang nekat menggunakannya, akan ada sanksi yang sudah disiapkan. “Dari tahun ke tahun, kebijakannya tetap sama. ASN tidak boleh menggunakan kendaraan dinas saat mudik lebaran nanti. Sanksi tetap seperti tahun-tahun sebelumnya, diperingatkan dan kemudian diproses sesuai tingkat kesalahannya,” ungkapnya.

Zaki menambahkan, kebijakan yang dibuatnya tidak akan berubah. Bahkan bila surat edaran dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) sudah keluar dan isinya membolehkan kendaraan dinas di pakai mudik, ia bakal tetap melarang anak buahnya mudik menggunakan mobil yang merupakan aset Kabupaten Tangerang tersebut. “Apapun isinya (SE Kemenpan-RB), mobil dinas di Kabupaten Tangerang enggak boleh buat pulang kampung,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang, Achmad Surya Wijaya mengatakan, pihaknya akan  mengirimkan Surat Edaran (SE) Bupati Tangerang terkait larangan kendaraan dinas dilarang dipakai mudik kepada ASN penguna kendaraan dinas. “SE Bupati sudah dibuat, tinggal diedarkan. Intinya, kendaraan dinas tidak boleh pakai mudik,” kata Achmad.

Achmad menambahkan, tahun lalu Pemkab Tangerang melarang penggunaan kendaraan dinas untuk digunakan pada mudik Lebaran. Keputusan itu mengacu pada keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara RI Nomor 87 Tahun 2005 dan SE Bupati Tangerang. “Apapun alasannya mobil dinas  tidak boleh untuk mudik,” pungkasnya. (imron)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook