Puluhan Napi Ikut Lomba Hafidz Quran

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Jumat, 24 Mei 2019 - 10:51:47 WIB   |  dibaca: 228 kali
Puluhan Napi Ikut Lomba Hafidz Quran

FINAL: Sembilan warga binaan masuk grand final lomba hafidz quran di Rutan Rangkasbitung, Kamis (23/5).

RANGKASBITUNG- Puluhan warga binaan atau narapidana (napi) Rutan Klas II B Rangkasbitung mengikuti lomba hafidz quran di bulan Ramadan 1440 hijriyah. Lomba tersebut bagian dari rangkaian kegiatan gebyar Ramadan yang diselenggarakan di Rutan Rangkasbitung."Kini lomba hafidz quran sudah memasuki grand final. Dari awal puluhan orang sekarang tersisa sembilan orang lagi," kata Kepala Rutan Rangkasbitung Aliandra Harahap kepada Banten Raya, Kamis (23/5).

Menurutnya, sembilan orang peserta saat ini tengah berlomba memberikan penampilan terbaiknya di hadapan para juri dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ). Supaya dapat lolos ke final.“Kami menyampaikan rasa bangga dan haru atas terselenggaranya kegiatan ini. Para peserta telah mengikuti serangkaian kegiatan yang sangat ketat, dari puluhan peserta dan melalui proses karantina, tinggal menyisakan 9 peserta," katanya.

Aliandra mengungkapkan, pada acara grand final ini akan menentukan siapa peserta terbaik dari yang terbaik. "Pada grand final ini, kami turut menghadirkan keluarga dari sembilan peserta. Untuk bersama-sama dapat menyaksikan anggota keluarganya yang mengikuti lomba hafidz quran," katanya.

Aliandra berharap, pelaksanaan lomba hafidz quran dapat memotivasi para warga binaan mengikuti jejak para hafidz quran. Sehingga ke depan banyak warga binaan yang hafidz quran.
"Kegiatan ini bukan sekedar ceremony, usai ini kami memiliki program lanjutan yang sama dibantu dengan mitra kerjasama Rutan, seperti Kemenag, MUI Lebak, Komunitas Hafidz Lebak, komunitas Odoj Lebak.

Harapanya dari pembinaan keagamaan akan lebih banyak menciptakan hafidz quran. Tentu ini akan menjadi cikal bakal dan bekal mereka selepas bebas nanti untuk menularkan ilmu pengetahuannya sehingga menjadi manusia yang kembali berdayaguna,” katanya.

Nurleni salah satu keluarga para hafidz menyampaikan rasa senang dan harunya melihat suaminya bisa masuk dalam grand final hafidz quran. "Saya tidak menyangka di sini (rutan) suami saya mendapatkan hikmahnya, mengambil sisi pelajaran dari kehilafannya, dan sekarang berusaha menjadi lebih baik menjadi hafidz quran. Semoga ilmunya nanti bisa ditularkan kepada kami keluarga dan masyarakat sekitar dan menjadi kebanggaan kami dan masyarakat," katanya. (purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook