Dua Pencuri Motor di Sertim Ditangkap

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Sabtu, 25 Mei 2019 - 10:51:52 WIB   |  dibaca: 1627 kali
Dua Pencuri Motor di Sertim Ditangkap

DIPERIKSA : Penyidik Satreskrim Polres Serang memeriksa Kacung, pelaku kasus pencurian sepeda motor, Jumat (24/5).

SERANG - Kacung (43), warga Lampung, dan Sapin (44) warga Pandeglang, pelaku pencurian sepeda motor dengan senjata tajam di wilayah Kabupaten Serang, diringkus Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Serang, Kamis (23/5) dini hari di dua lokasi berbeda.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Banten Raya, polisi mengamankan Kacung di rumahnya yang terletak di Kampung Pasir Salam, Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang. Sementara, Sapin diamankan di Kampung Ciketar, Desa Cipicung Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang.

Kasatreskrim Polres Serang AKP David Chandra Babega mengatakan, kedua pelaku terlibat kasus curanmor di tiga lokasi yang berbeda. Pertama di Kampung Pandan, Desa Julang, Kecamatan Cikande, kemudian di kantor Agen Bus PO Selamet, Kecamatan Kibin, dan terakhir di Kampung Ciwajik, Desa Kibin, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.

"Keduanya telah melakukan pencurian dengan pemberatan khususnya di wilayah hukum Kabupaten Serang sebanyak  tiga kali serta beberapa TKP wilayah hukum lainnya," katanya kepada Banten Raya saat ditemui di Mapolres Serang.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku membekali dirinya dengan senjata tajam serta alat-alat untuk mencongkel pintu dan jendela. Pelaku juga tidak akan segan-segan melakukan kekerasan pada korbannya."Barang bukti yang kita amankan ada gergaji, linggis untuk mencongkel pintu. Kemudian kita juga amankan golok dan lakban yang mereka gunakan apabila mereka ketahuan oleh korbannya," tambahnya.

David menjelaskan meski sudah berhasil menangkap kedua pelaku, pihaknya akan tetap melakukan pengembangan guna mencari barang bukti hasil curian yang dijual oleh pelaku. "Kita akan kembangkan," jelasnya.

Kacung bakal dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Sedangkan Sapin akan dijerat dengan pasal 481 dengan ancaman pidana 4 tahun. "Keduanya kita kenakan dengan pasal yang berbeda, pencurian dan penadahan," tegasnya.

Sementara itu, Kacung mengaku terpaksa menjadi pencuri motor lantaran uang hasil bekerja sebagai buruh bangunan tidak mencukupi kebutuhan hidup sehari hari. Uang hasil kejahatan digunakan untuk memenuhi kebutuhannya."Motor langsung saya jual ke wilayah Pandeglang, saya berikan ke dia (Sapin). Uangnya buat makan sehari-hari pak," katanya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook