Sulap Barang Bekas Jadi Kerajinan Tangan

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Senin, 27 Mei 2019 - 14:14:01 WIB   |  dibaca: 463 kali
Sulap Barang Bekas Jadi Kerajinan Tangan

KREATIF DAN INOVATIF: Baimi, warga Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka menunjukkan miniatur rumah hasil kerajinan tangannya, belum lama ini.

SERANG – Barang bekas bagi sebagian orang hanya akan berakhir di tempat pembungan sampah. Namun di tangan Baimi, warga Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka, barang bekas disulap menjadi barang berharga.

Di rumahnya yang tidak terlalu luas, Baimi dibantu adiknya secara teliti mengukir barang-barang bekas seperti potongan kayu, triplek, sedotan, dan limbah plastik lainnya menjadi berbagai minatur yang memiliki keindahan tersendiri. Untuk mempercantik minaturnya, Baimi terkadang membeli bahan lain seperti cat semprot dan barang lain yang tidak didapatkan dari barang bekas.

Berbagai miniatur yang dibuat Baimi di antaranya minatur rumah, minatur manara Banten, menara Eiffel, miniatur ekskavator. Selain itu, Baimi juga membuat hiasan bunga dari limbah sedotan yang berwarna warni. “Belajar otodidak sambil melihat-lihat di youtube. Awal-awal memang ada kesulitan,” kata Baimi, belum lama ini.

Seiring berjalannya waktu, pria yang mengaku pernah bekerja sebagai kuli di Kalimantan itu menuturkan, kesulitan-kesulitan dalam membuat miniatur mulai berkurang. “Kalau yang relatif mudah itu membuat hiasan bunga kalau yang agak sulit membuat miniatur ekskavator,” ujarnya.

Desa Cikolelet yang saat ini menjadi perhatian wasatawan karena keindahan alam Puncak Pilar dan Puncak Cibajanya dimanfaatkan Baimi untuk menjual keterampilan tangannya tersebut. “Untuk penjualan selain melalui online kami tawarkan ke wisatawan yang datang ke Cikolelet. Alhamdulillah ada saja yang beli,” tuturnya.

Adapun untuk harga, Baimi mengungkapkan tidak menjual dengan harga yang mahal, hanya menyesuaikan biaya yang dikeluarkan untuk membuat miniatur tersebut. “Kalau untuk harga tergantung tingkat kesulitan dan kecil besarnya miniatur sendiri. Untuk miniatur rumah biasa kami jual Rp100.000 sampai Rp150.000,” katanya.(TANJUNG)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook