Penumpang Keluhkan Tarif Mahal

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Selasa, 28 Mei 2019 - 14:53:15 WIB   |  dibaca: 201 kali
Penumpang Keluhkan Tarif Mahal

MAHAL: Dua orang warga terpaksa turun dari angkutan jenis elf jurusan Rangkasbitung- Cikotok, karena tidak bersedia membayar tarif yang ditentukan pihak sopir, Minggu (26/5).

RANGKASBITUNG- Tarif angkutan umum jenis elf jurusan Rangkasbitung-Cikotok serta Rangkasbitung-Malingping dikeluhkan penumpang. Hal itu terjadi karena saat ini tarif angkutan kedua jurusan tersebut mencapai Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per orang. Padahal sebelum puasa Ramadan, tarif tersebut hanya kisaran Rp 75 hingga Rp 80 ribu.

Yeni, calon penumpang angkutan jurusan Rangkasbitung-Cikotok mengaku mengurungkan niatnya menaiki moda transportasi tersebut karena mengetahui bahwa perpenumpang harus membayar tarif sebesar Rp 150 ribu hingga ketujuan. Akibat penetapan sebelah pihak yang dilakukan para sopir, maka banyak sesama calon penumpang mengeluhkannya. "Saya harap pemerintan daerah segera turun tangan menangani hal ini. Sebab dengan tarif sebesar itu sangat membebani para penumpang," ujar Yeni, kemarin.

Suhenah yang mengaku pernah menggunakan angkum jurusan Rangkasbitung-Cikotok membenarkan bila dirinya dikenakan tarif Rp 150 ribu. Bahkan bila tidak menyanggupi senilai tarif tersebut, dirinya diminta untuk tidak menggunakan angkum tersebut. "Awalnya saya diminta Rp 180 ribu, namun karena saya ingin segera tiba ketujuan, maka akhirnya saya sanggupi Rp 150 ribu," ungkap Suhenah.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lebak Sumardi mengatakan, bila benar ada angkum yang seenaknya menaikan tarif sepihak, maka laporkan nomor plat mobilnya maupun jenis angkumnya ke dishub. "Khusus untuk penetapan tarif angkutan Lebaran dalam Kabupaten Lebak, hari ini akan kita tetapkan. Apabila masih ada yang membandel, catat nopolnya, lalu laporkan kepada kami," kata Sumardi. (hudaya)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook