Bantara Utamakan Atlet Lokal

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Selasa, 28 Mei 2019 - 15:03:52 WIB   |  dibaca: 280 kali
Bantara Utamakan Atlet Lokal

ATLET BINAAN : Tim Bantara akan mengutamakan atlet binaan mereka sendiri untuk kompetisi Liga 3 Indonesia zona Provinsi Banten yang akan digelar dalam waktu dekat ini.

SERANG - Jelang kompetisi sepakbola Liga 3 Indonesia Bantara Socer Club (SC) tidak ingin membuka seleksi pemain secara besar-besaran. Kerangkan tim Bantara SC akan lebih mengutamakan anak binaan dari sekolah sepak bola (SSB) yang sudah dibinaanya.

Owner SSB Bantara Internasional Socer Akademi (BISA) Amirul Mukminin mengatakan, terkait Liga 3 Indonesia musim 2019 ini Bantara SC dipastikan akan ikut serta. “Tentu ini menjadi sebuah kewajiban bagi semua anggota untuk mengikuti seluruh program kerja dari PSSI. Terkait Bantara SC, kita menyatakan akan ikut,” kata Amir kepada Banten Raya, Senin (27/5).

Dikatakan dia, adapun berkaitan dengan persiapan-persiapan, sementara ini sedang berlangsung. Namun untuk kerangka tim, pihaknya akan lebih mengutamakan anak binaan dari SSB sendiri.“Hal ini merupakan sebuah amanah, bahwa untuk membangun sebuah klub, harus memilki pola pembinaan yang berjenjang. Kita tidak bisa menutup mata atau telinga bahwa banyak kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi oleh SSB kami, baik SDM maupun yang lainnya. Namun sejatinya, kita akan mengikuti Liga 3 dengan pemain yang merupakan didikan dari ssb sendiri, plus juga akan merekrut pemain lain,” tuturnya.

Sesungguhnya, lanjutnya, pihaknya menggunakan pola yang sedikit berbeda dari klub yang lainnya. Karena sesungguhnya PSSI mengamanatkan pentingnya gresrut. “Maka klub yang baik adalah klub yang memiliki pola pembinaan. Hal itu kita akan dorong untuk klub-klub yang lainnya, jadi tidak ada lagi, ketika mengikuti kompetisi, baru mengadakan seleksi besar-besaran, itu pola yang salah, harusnya gunakan pola pembinaan dari awal,” jelas Amir.

Di Liga 1, dikatakan Amir, ada yang namanya pro elit U-16, kemudian ada juga kompetisi U-19 ada juga U-21. Artinya seluruh klub harus memilki gresut, memiliki diklat atau akademi. “Hal itu sudah di lakukan oleh Arema FC, Persib Bandung dan beberapa klub lainnya belum melaksanakan hal tersebut, akan tetapi sesuai dengan peraturan dari FIFA, klub harus memiliki akademi untuk pembinaannya,” ujarnya.

Bantara SC, tidak akan membuka seleksi besar-besaran seperti klub yang lain. Adapun kiranya harus dibutuhkan dari luar itu, pihaknya akan mengadakan seleksi tertutup. “Adapun untuk kuota lima pemain senior, kita akan gunakan itu, lima pemain senior sebagai joker, kita akan maksimalkan, dan semoga bisa jadi kredit poin bagi tim secara teknis. Dan pada musim ini Bantara SC menargetkan bisa juara regional Banten untuk di tingkat nasionalnya kita akan lihat kondisi,” tutup Amir. (basyar)  

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook