PPDB Online Dibuka 17 Juni

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Senin, 10 Juni 2019 - 11:16:04 WIB   |  dibaca: 1938 kali
PPDB Online Dibuka 17 Juni

SOSIALISASI: Sekda Banten Al Muktabar (ketiga dari kanan) saat memantau sosialisasi PPDB Online di SMA Negeri 1 Kabupaten Tangerang, kemarin.

SERANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten telah menentukan pendaftaran peserta didik baru (PPDB) online akan dibuka Tanggal 17 hingga 22 Juni mendatang.
Menurut Panitia PPDB Online, Rudi Prihadi, pihaknya bersama dengan Al Muktabar, Sekretaris Daerah (Sekda) Banten telah melakukan sosialisasi di delapan kabupaten/kota terkait dengan PPDB online.

Kata Rudi, sosialisasi sendiri dibagi dalam dua bagian, yaitu Tangerang Raya yang terdiri dari Kabupaten dan Kota Tangerang serta Tangerang Selatan. Sosialisasi bagian kedua di wilayah Kabupaten dan Kota Serang, Kota Cilegon (Seragon), Kabupaten Pandeglang serta Lebak.

"Kami roadshow untuk menyampaikan dan menyatukan pemahaman terkait dengan PPDB Online ini. Sosialisasi di wilayah Tangerang Raya digelar di SMA Negeri 1 Kabupaten Tangerang, dan untuk sosialisasi wilayah Seragon, Kabupaten Pandeglang dan Lebak di SMBBS," kata Rudi kepada Banten Raya, Minggu (9/6).

Menurutnya, untuk proses pendaftaran sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomo 51 Tahun 2018 tentang PPDB, yaitu menggunakan sistem zonasi bagi jenjang pendidikan SMA. Sedangkan untuk jenjang pendidikan SMK dan SKh tidak menggunakan zonasi."Tidak hanya itu, dalam proses PPDB Online ini kami juga menggunakan surat edaran dua menteri yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Dalam Negeri," ujar Rudi.

Ia mengaku proses PPDB tinggal pelaksanaannya yaitu pendaftaran akan dibuka Tanggal 17 Juni hingga 22 Februari mendatang. Rudi menjelaskan, untuk proses pendaftaran, orangtua calon peserta didik baru bisa membuka website resmi sekolah yang dituju, kemudian tampilan website tersebut tersedia beberapa kanal, yaitu Beranda, Jadwal, Informasi pendaftaranpengumuman hasil seleksi dan pengaduan.

"Di kanal beranda ada tampilan jumlah kuota, jumlah rombongan belajar dan tiga jlaur masuk yaitu jalur zonasi yang memiliki 90 persen dari jumlah kuota, prestasi 5 persen kuota, dan perpindahan orangtua 5 persen. Pada ketiga menu tersebut juga dilengkapi dengan info, cetak formulir, data sementara pendaftar dan data hasil penetapan PPDB," ungkap Rudi menjelaskan.

Masih dijelaskan Rudi, orangtua calon peserta didik, kemudian tinggal mencetak formulir pendaftaran yang kemudian diserahkan kepada sekolah yang dituju setelahnya melakukan pengisian."Nanti pihak sekolah dalam hal ini operator yang akan melakukan input pendaftaran peserta didik baru. Peserta didik yang memiliki zonasi rumah paling dekat dari sekolah yang memiliki peluang diterima di sekolah yang dituju," tutupnya. (satibi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

Agnes Harefa
11 Juni 2019 - 08:58:30 WIB

Mau tanya, anak sy baru tamat SMP, status kesiswaan baru pindah dari Povinsi Maluku, masuk di kelas 9 SMPN 4 Kota Tangeràng pada akhir semester 5 (November 2018) lalu. Pertanyaannya, untuk mendaftar masuk SMA di Kota Tangerang apakah jalur yang diambil jalur zonasi atau jalur perpindahan mengikuti orangtua? Untuk diketahui, status KIAnya masih warga Yogyakarta karna sebelumnya berdomisili di Yogyakarta. Mohon pencerahan, terima kasih.

  • 1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook