Elpiji Meledak, 20 Orang Terluka

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Senin, 10 Juni 2019 - 11:23:17 WIB   |  dibaca: 367 kali
Elpiji Meledak, 20 Orang Terluka

KORBAN : Salah seorang korban ledakan gas warung bakso mas dul, Jarkoni masih mendapatakn perawatan intensif di RS Mitra Husada Teluknaga, Minggu (9/6).

KAB. TANGERANG - Tabung elpiji 3 kilogram (kg) di Kios Bakso Putra Manunggal Mas Dul di RT 01/21, Kampung Tukang Kajang, Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang meledak, Sabtu (8/5). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun 20 orang pembeli mengalami luka bakar.Informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi ketika kios penjual bakso itu sedang dipadati pembeli. Tiba-tiba tercium bau elpiji dari dapur belakang di samping tangga yang tidak ada pintunya.

Asap berwarna putih kemudian menyebar ke seluruh lantai. Beberapa saat kemudian ledakan terdengar dan api menyambar ke seluruh ruangan lantai bawah hingga mengakibatkan para pembeli yang sedang menikmati bakso terkena ledakan dan terluka.Selain pembeli, keluarga pemilik kios bakso ini juga menjadi korban.

Kapolsek Teluknaga, AKP Dedi Herdiana mengatakan, sebanyak 20 orang mengalami luka akibat ledakan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Husada, Tangerang. Dua korban lainnya dibawa Ke Rumah Sakit Bunda, Kota Tangerang, guna mendapatkan pertolongan medis. "Korban 20 orang bukan pembeli saja. Itu termasuk pemilik bakso juga. Keluarga pemilik bakso saja di situ hampir sekitar 13 orang. Selebihnya pembeli," kata Dedi kepada wartawan melalui telepon, Minggu (9/6).

Dedi menyebut sebagian korban sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Sementara itu, sebagian lainnya masih mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit. "Kondisi korban yang di Rumah Sakit Mitra Husada tinggal tiga sekarang, yang di Rumah Sakit Bunda tinggal satu, yang dibawa ke Yarsi Jakarta ada dua," ujar Dedi.

Pihaknya, kata Dedi, sudah melaporkan ke Siaga Ops Polda Metro Jaya pada pukul 05.10 WIB. Laporan teregistrasi dengan nomor LP: 08/Lapga/Vi/2019/Sek Tiga."Dari laporan itu, kita sudah periksa sejumlah saksi. Ada pengunjung ada pemilik kios bakso itu," imbuh Dedi.  

Terkait kerugian, Dedi belum bisa memastikan jumlahnya. Meski demikian, ia meyakini pemilik kios tak mengalami kerugian yang cukup banyak. "Kerugian belum bisa dihitung karena kan ini kebetulan juga yang menjadi pemilik itu juga korban. Kalau kerugian sih sebenarnya enggak terlalu banyak, karena kan hanya bakso. Kerugiannya hanya bakso. Kalau yang lainnya sih enggak. Bangunanya enggak ada yang hangus," pungkas Dedi.

Dedi menambahkan, Polsek Teluknaga mengamankan barang bukti satu buah tabung gas elpiji 3 kg. Barang bukti itu diamankan untuk menyelidiki penyebab ledakan. “Tabung gas sudah kami amankan untuk mengetahui peyebab ledakan,” pungkasnya.

Ditemui terpisah, salah seorang korban Jarkoni (22), warga Kampung Kedung Bolang RT 03 RW 01 Desa Muara, Kecamatan Teluknaga mengaku, peristiwa meledaknya tabung gas basko mas dul begitu cepat. Saat tercium bau gas langsung disusul ledakan. “Saya tidak bisa melarikan diri saat bau gas langsung terjadi ledakan,” kata Jarkoni saat ditemui di Rumah Sakit Mitra Husada, Kecamatan Teluknaga. (imron).

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook