Disnakertrans Kalim Tidak Ada Masalah THR

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 11 Juni 2019 - 12:23:26 WIB   |  dibaca: 62 kali
Disnakertrans Kalim Tidak Ada Masalah THR

AMAN: Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang Akhmad Benbela (dua dari kanan) bersama dengan pegawai menjelaskan soal THR perusahaan, Senin (10/6).

SERANG- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang mengklaim tidak ada masalah pada pembagian tunjangan hari raya (THR) pada Idul Fitri tahun ini. Disnakertrans mengklaim semua perusahaan sudah membayarkan THR sesuai dengan batas waktu yang ditentukan pemerintah.

Kepala Disnakertrans Kota Serang Akhmad Benbela mengklaim tingkat kepatuhan perusahaan di Kota Serang saat dipantau tim monitoring THR, semua perusahaan patuh karena punya kewajiban membayarkan THR maksimal H-7. Ribuan perusahaan, baik yang besar maupun kecil, semuanya patuh membayarkan THR kepada pegawai. “Tidak ada pengaduan THR maka bisa disimpulkan masalah THR clear (bersih),” kata Benbela, Senin (10/6).

Ia mengungkapkan bahwa saat ini ada sekitar 1.258 perusahaan di Kota Serang, mulai dari pusat perbelanjaan atau mal, pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, dan perusahaan lainnya. Dari 1.258 perusahaan itu, tim monitoring THR hanya mendatangi beberapa perusahaan sebagai sampel acak, sekitar 100-an perusahaan.“Sisanya melaporkan secara mandiri pembayaran THR kepada Disnakertrans Kota Serang,” katanya.

Setelah libur Lebaran, kata Benbela, secara otomatis tim monitoring THR dibubarkan. Apalagi tidak ada masalah dalam pembagian THR. Tidak ada satu pun karyawan yang mengadukan masalah THR ke posko pengaduan THR. Meski sudah bubar, namun bila ada sengketa masalah ketenagakerjaan masih bisa diadukan ke bidang hubungan industrial.“Kalau ada masalah bisa adukan ke bidang hubungan industrial misalkan ada masalah tentang uang lembur, uang akhir tahun, dan lainnya sesuai tupoksi bidang hubungan industrial,” tuturnya.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Ratu Ani Nuraeni membenarkan bila ada masalah ketenagakerjaan bisa dilaporkan ke bidang yang dipimpinnya itu. Bila ada masalah harus diselesaikan dahulu antara perusahaan dengan pegawai (yang diwakili oleh serikat pekerja) atau dikenal dengan bipartit. Bila tidak selesai bisa difasilitasi oleh pemerintah atau tripartit. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook