282 ASN Bolos Kerja

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Selasa, 11 Juni 2019 - 12:54:16 WIB   |  dibaca: 158 kali
282 ASN Bolos Kerja

BERSALAMAN : Walikota Tangerang, Arief R Wismansah menyalami para pegawainya saat halal bihalal usai apel di Balaikota Tangerang, Senin (10/6).

KOTA TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengelar apel dan halal bihalal setelah libur Idul Fitri dan cuti bersama, Senin (10/6), di Lapangan Balikota Tangerang, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang. Berdasarkan data kehadiran, sebanyak 282 Apartur Sipil Negara (ASN) Pemkot Tangerang tidak hadir tanpa ada keterangan.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengatakan, sebelum memberikan teguran ke sejumlah ASN yang bolos tersebut, dirinya akan melakukan pengecekan langsung terkait dengan banyaknya ASN yang tidak hadir dalam hari pertama apel tersebut. “Ya (banyak ASN tak hadir_red), makanya kita mau cek. Saya tunggu laporannya sore ini hasil dari Kasubag Umpeg (Kepala Sub Bagian Umum dan Kepagawian _red),” kata Arief usai memimpin apel dan halal bihalal, Senin (10/6).

Menurut Arief, mengenai pengecekan data secara manual dengan sistem online terkadang tidak selaras. Oleh karena itu, kata Arief, dalam pengecekan ia akan melibatkan operasi perangkat daerah terkait. “Makanya mau ngecek, terus ada yang dinas luar kita akan minta Inspektorat dan BKPSDM untuk memverifikasi,” katanya.

Arief menambahkan, para pegawai yang termasuk dalam golongan tidak disiplin kerja tersebut akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Sanskinya kan sudah jelas diberikan surat teguran ada edaran dari Menpan,” tutupnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang, Akhmad Kutfi mengatakan, pihaknya masih mendata ASN yang bolos kerja setelah cuti bersama Idul Fitri tersebut. Setelah mendata, kata Akhmad, pihaknya bersama inspektorat akan memangil ASN yang bolos itu untuk mengetahui alasanya. “Sangsinya, tergantung tingkat kehadiran sebelumnya. Yang pasti ASN yang bolos akan dibeikan sanksi,” katanya.

Menurut Akhmad, pemberian sanksi disesuaikan dengan aturan yang berlaku. Mulai dari teguran tertulis hingga sanksi pengurangan tunjangan penghasilan pegawai (TPP). “Jelas sanksi ada, karena libur sudah diberikan dari tanggal 3 Juni lalu, sudah sangat cukup. Yang hari ini tidak hadir kita lihat absensinya, minimal kena teguran dan maksimal kita lihat seperti apa paling tidak ada pengurangan TPP,” tuturnya. (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook