Sehari, Pembuat Kartu Kuning Capai 400 Lebih

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 11 Juni 2019 - 12:57:34 WIB   |  dibaca: 150 kali
Sehari, Pembuat Kartu Kuning Capai 400 Lebih

MEMBLUDAK: Kabid Binapenta Disnakertrans Kabupaten Serang Ugun Gurmilang menyerahkan kartu kuning kepada salah satu pencaker, Senin (10/6).

SERANG – Usai libur Idul Fitri 1440 H, ratusan pencari kerja (pencaker) yang didominasi anak muda lulusan SMK dari berbagai kecamatan mengantre di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang untuk membuat AK-1 atau kartu kuning. Dalam sehari, disnakertrans mencatat ada 400 orang lebih yang mengajukan pembuatan kartu kuning.

Kepala Bidang Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Disnakertrans Kabupaten Serang Ugun Gurmilang mengatakan, pembuatan kartu kuning usai lebaran meningkat signifikan. “Hari ini (kemarin-red) kami sudah menduga pembuat kartu kuning akan membludak karena akan ada rencana perekrutan tenaga kerja di beberapa perusahaan,” kata Ugun, Senin (10/6).

Ia mengungkapkan, sampai dengan pukul 13.00 WIB, pencaker yang membuat kartu kuning mencapai 407 orang. Jumlah tersebut diprediksi terus mengalami peningkatan. “Dari mulai Januari sampai dengan Juni ini, baru hari ini (kemarin-red) yang paling banyak. Memang setelah kelulusan SMK April-Mei lalu mulai banyak tapi jumlahnya masih di bawah 400 orang,” ujarnya.

Ugun memprediksi, peningkatan pencaker yang membuat kartu kuning akan berlangsung sampai dua pekan ke depan. “Tahun kemarin saja pernah dalam satu hari pencaker yang membuat kartu kuning mencapai 700 orang, padahal tahun lalu itu masih manual pembuatannya. Kalau sekarang saya menerapkan sistem online,” ungkapnya.

Ia menuturkan, pembuatan kartu kuning melalui sistem online dapat dilakukan dengan mudah dan bisa melalui smartphone dan bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun. “Kalau sudah mendaftar melalui online, pencaker tinggal datang ke sini (dinas-red) mengambil nomor antrean dan langsung bisa diprint out. Tapi untuk yang belum daftar online kita siapkan komputer untuk daftar melalui online,” katanya.

Terkait dengan sistem online tersebut, pihaknya jauh-jauh hari telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah SMK, bahkan pihaknya mengimbau kepada pihak sekolah agara membantu siswanya yang akan membuat kartu kuning melalui online. “Jadi cukup gurunya yang datang ke sini dengan membawa bukti fisik ijazah, KTPel, dan pas photo. Yang sudah berjalan SMK di Tanara dan di Cinangka,” ungkapnya.

Disoal terkait dengan perusahaan yang membuka lowongan kerja, Ugun mengungkapkan, terdapat 20 persen perusahaan dari jumlah perusahaan sebanyak 700 lebih di Kabupaten Serang yang telah melaporkan akan membuka lowongan kerja. “Saya terus mengimbau kalau mau perekrutan agar melaporkan ke kami. Kemudian kalau sudah melakukan penempatan juga melaporkan ke kami,” ujarnya.

Khoirullah, salah satu pencaker mengatakan, baru pertama kali membuat kartu kuning sebagai persyaratan untuk mencari pekerjaan di wilayah Balaraja, Kabupaten Tangerang. “Baru pertama buat (kartu kuning-red), kalau lulus sekolah mah tahun lalu. Rencananya mau ngelamar kerja di Balaraja,” ujar pria yang mengaku warga Kecamatan Ciruas itu. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook