Puncak Arus Balik, 16.185 Penumpang via TTM

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 11 Juni 2019 - 13:05:11 WIB   |  dibaca: 205 kali
Puncak Arus Balik, 16.185 Penumpang via TTM

MASIH PADAT : Suasana Dermaga I Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, yang masih dipadati kendaraanyang kembali dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa, kemarin.

CILEGON- Puncak arus balik di Terminal Terpadu Merak (TTM) terjadi pada Minggu (9/6). Pada puncak arus balik tersebut, sebanyak 16.185 penumpang bus naik dari TTM menuju berbagai kota di Pulau Jawa.

Pantauan Banten Raya, Senin (10/6) siang, arus balik Lebaran 2019 masih terasa di TTM. Ribuan penumpang bus hilir mudik dan masih banyak relawan di posko mudik yang tersedia di TTM. Penumpang bus didominasi oleh pemudik dari Pulau Sumatera yang akan kembali ke kota di kawasan Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek).

“Mayoritas ke Jakarta dan sekitarnya. Bus yang banyak dicari jurusan terminal di Jakarta seperti Kalideres, Tanjung Priok, Kampung Rambutan, Pulogebang, serta Tangerang, Bekasi dan Bogor. Ada juga yang ke kota lain seperti Bandung, Cirebon, dan kota lainnya, tapi jumlahnya tidak begitu signifikan,” kata Kepala TTM Alam Suryawijaya ditemui di terminal, kemarin.

Alam memprediksi, penumpang bus masih akan ramai sampai beberapa hari ke depan karena masih ada warga yang belum pulang. Dalam catatannya, penumpang yang turun di TTM selama arus mudik mencapai 77.510 penumpang. “Kemungkinan sampai libur sekolah selesai di pertengahan Juli, arus balik dari Sumatera masih akan terjadi,” ungkapnya.

Alam mengatakan bahwa mobilisasi penumpang sampai saat ini lancar, tidak ada kasus penumpang yang telantar. “Tidak ada hari-hari yang memang jumlah penumpangnya menonjol sekali, hampir merata. Pada puncak arus mudik ada 12.044 penumpang yang turun di TTM terjadi pada H-4 Lebaran atau 1 Juni 2019. Sementara arus balik terjadi pada H+4 Lebaran atau 9 Juni 2019 dengan jumlah penumpang naik sebanyak 16.185 penumpang,” paparnya.

Alam menjelaskan, armada bus reguler yang ada di TTM  sebanyak 346 masih mencukupi dan tidak sampai mengoperasikan armada tambahan. Adanya keterlambatan kedatangan bus dari berbagai kota di Jateng dan Jatim akibat kemecaten di Tol Jakarta Cikampek. “Penumpang yang seharusnya berangkat siang sekitar pukul 12.00 WIB, diberangkatkan ke Jateng atau Jatim sore harinya,” ungkapnya.

Sementara itu, data yang dihimpun Banten Raya dari PT Angkutan Sungai Danau dan Penyberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak, total arus mudik yang naik dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni dari H-7 sampai Hari Lebaran sebanyak 193.000 kendaraan dan 127.992 penumpang pejalan kaki. Dari jumlah tersebut, yang sudah balik ke Pulau Jawa hingga H+4 Lebaran yaitu 9 Juni 2019 yaitu sebanyak 104.463 kendaraan dan 71.934 pejalan kaki. Artinya, baru 56 persen pejalan kaki dan 54 persen kendaraan yang sudah kembali ke Pulau Jawa.

General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Solikin mengatakan, puncak arus balik sudah terjadi pada Minggu (9/6). Pada puncak arus balik, ada 38.862 kendaraan dan 24.415 pejalan kaki yang turun di Pelabuhan Merak. “Kami prediksi sampai Kamis (13/6) pekan ini masih akan ramai, meski tidak sampai adanya penumpukan berarti,” jelasnya.

Saat ini, kata Solikin, antrean menjelang Pelabuhan Bakauheni sudah lancar, setelah dua hari lalu antrean sempat sampai ke luar area Pelabuhan Bakauheni. “Kami juga masih standby posko mudik sampai Kamis pekan ini,” terangnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook