Jual Sabu Dituntut 10 Tahun

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 12 Juni 2019 - 14:56:52 WIB   |  dibaca: 141 kali
Jual Sabu Dituntut 10 Tahun

TUNTUTAN: Sapriyadi mendengarkan tuntutan dari JPU saat sidang di Pengadilan Negeri Serang, Selasa (11/6).

SERANG- Sapriyadi, terdakwa kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 4,9995 gram yang ditangkap Ditnarkoba Polda Banten 14 Desember 2018 lalu dituntut 10 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Serang dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Selasa (11/6).
 
Dalam sidang dengan agenda pembacaan tuntutan tersebut, JPU Kejari Serang Subadri mengatakan bahwa terdakwa Sapriyadi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum, menjadi perantara dalam jual beli narkoba, sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat 1 undang-undang nomor 15 tahun 2009 tentang narkotika.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap Sapriyadi berupa pidana penjara selama 10 tahun, dikurangan selama terdakwa berada dalam tahanan dan denda sebesar Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara," kata Subadri kepada majelis hakim yang diketuai Santoss.

Menurut Subardi, sebelum menuntut terdakwa ada beberapa hal pertimbangan yang memberatkan yaitu tindakan terdakwa tidak mendukung kebijakan negara serta pemerintah dalam pemberantasan peredaran narkoba."Terdakwa bersikap sopan dan santun selama proses persidangan, terdakwa kooperatif dalam persidangan dan terdakwa berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi," ujarnya.

Usai mendegarkan tuntutan, terdakwa Sapriyadi menyampaikan pembelaannya yang dibacakan oleh kuasa hukumnya Sri Murtini mengatakan terdakwa sudah mengaku berterus terang dalam perbuatannya dan pihaknya juga tidak sependapat jika Sapriyadi harus dituntut 10 tahun penjara."Terdakwa merasa menyesal, mudah-mudahal atas peristiwa ini menjadi pelajara bagi terdakwa untuk masa yang akan datang. Untuk itu kami meminta dalam putusan nanti majelis hakim dapat memberikan putusan yang seadil-adilnya," katanya.

Dalam fakta persidangan, penangkapan berawal dari adanya laporan masyarakat kepada anggota Ditnarkoba Polda Banten bahwa sering terjadi penyalahgunaan narkotika di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. Berdasarkan laporan tersebut selanjutnya polisi melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap Sapriyadi.
 
Saat penggeledahan ditemukan 1 buah plastik berwarna hitam yang ditemukan dalam lemari bekas yang berada di dapur dalam rumah terdakwa yang di dalamnya berisikan 1 buah plastik bening ukuran besar berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto + 0,82 gram yang dibungkus kertas tisu.
 
Selain itu ditemukan 11 buah palstik bening ukuran sedang berisikan sabu dengan berat bruto 4,91 gram, 5 buah plastik bening ukuran kecil berisikan sabu dengan berat bruto 1,84 gram yang disimpan dalam bungkus rokok.

Kemudian, 1 buah pipet kaca yang disimpan dalam bekas bungkus rokok, 1 buah plastik bening ukuran kecil berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,15 gram yang disimpan di atas lemari pakaian ruang tengah dan 1 unit handphone warna hitam yang digunakan untuk transaksi.

Dari keterangan yang diperoleh, terdakwa mendapatkan barang bukti narkotika tersebut dari Melvin (DPO) yang diambil oleh terdakwa di tiang listrik depan toko tahu sumedang Desa Pejaten dalam bentuk bungkusan kantong plastik warna hitam, berisikan narkotika dengan total keseluruhan 4,9995 gram sabu. (darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook