Syafrudin Tak Tahu ada 51 ASN Bolos Kerja

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 12 Juni 2019 - 15:28:01 WIB   |  dibaca: 95 kali
Syafrudin Tak Tahu ada 51 ASN Bolos Kerja

WAWANCARA: Walikota Serang Syafrudin saat diwawancara wartawan terkait 51 aparatur sipil negara yang tak masuk kerja pada hari pertama masuk kerja pasca libur cuti bersama dalam rangka Idul Fitri, kemarin.

SERANG- Walikota Serang Syafrudin mengaku belum mengetahui informasi adanya 51 aparatur sipil negara (ASN) yang bolos atau tidak masuk kerja pada hari pertama kerja, pasca libur Idul Fitri 1440 hijriyah, Senin (10/6). Meski begitu, kata dia, Pemkot Serang akan memberikan sanksi tegas bagi ASN yang tidak masuk tanpa keterangan yang jelas.

“Sementara saya belum tahu. Belum dapat informasi itu. Nanti belum ada laporan dari Pak Akhman (Plt Kepala BKPSDM),” kata Syafrudin kepada Banten Raya saat ditemui di Setda Puspemkot Serang, Selasa (11/6) sekitar pukul 16.30.Ia mengaku pihaknya pun belum melakukan pemanggilan kepada 51 ASN yang bolos pada hari pertama kerja pasca Lebaran. “Belum,” akunya.

Saat ditanya terkait sanksi apa yang akan diberikan kepada ASN yang bolos, Syafrudin mengaku akan melihat berdasarkan peraturan yang ditetapkan. “Kalau sanksi saya lihat dulu. Apa tidak disengaja apa berhalangan. Saya kira sanksinya sesuai dengan PP 53 itu apa pengurangan pangkat apa pengurangan jabatan. Ada (pengurangan) kalau disengaja-disengaja mah,”  tutup dia.

Sementara itu, Sekretaris BKPSDM Kota Serang Ujang Supriyadi mengklaim pihaknya telah merekap data ASN yang hadir dan tidak hadir pada hari pertama kerja pasca libur Lebaran.
“Kemarin sudah beres. Kita sudah rekap dan lain sebagainya. Harus saya cek datanya ya. Pikir saya mah sudah dilaporkan,” ujar Ujang.

Ia menyatakan bahwa persentase kehadiran ASN di lingkungan Pemkot Serang mencapai 100 persen. “Mayoritasnya mah masuk 100 persen. Kalau saya lihat datanya untuk kota serang mah. Karena yang apel juga banyak banget kayaknya kemarin,” katanya.

Meski demikian, lanjut dia, pihaknya akan kembali mengecek data kehadiran ASN dan ASN  yang tidak hadir untuk memastikan datanya. “Nanti saya harus lihat data yang fiksnya atau data yang sudah dilaporkan ke kemenpan RB, dan restu dari Kemenpan sudah ada,” tutup dia. (harir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook