Bangun Imej Anyer Aman Tidak Mudah

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 12 Juni 2019 - 15:40:12 WIB   |  dibaca: 140 kali
Bangun Imej Anyer Aman Tidak Mudah

BELUM RAMAI:Wisatawan menikmati suasana pantai di salah satu pantai di Anyer, Minggu (9/6).

SERANG – Badan Pengurus Cabang (BPC) Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang mengaku masih kesulitan untuk meyakinkan wisatawan bahwa Anyer-Cinangka sudah aman untuk dikunjungi. Oleh karena itu PHRI mendorong semua pihak untuk terlibat aktif dalam mensosialisasikan ke masyarakat bahwa Anyer-Cinangka telah aman.

Ketua BPC PHRI Kabupaten Serang Agus Jenal mengatakan, pihaknya tidak begitu mengalami kesulitan untuk mempromosikan pariwisata Anyer-Cinangka karena banyak wisatawan yang sudah mengenal Anyer-Cinangka, namun pihaknya masih kesulitan meyakinkan wisatawan bahwa Anyer-Cinangka aman untuk dikunjungi.

“Tidak mudah membangun imej bahwa Anyer-Cinangka aman untuk dikunjungi karena yang terbangun pada pemikiran wisatawan Anyer pernah terkena tsunami. Padahal, kita tahu ketika terjadi tsunami pun Anyer aman-aman saja. Kebanyakan wisatawan dari luar yang komunikasi ke kita, yang ditanyakan Anyer sudah aman apa belum,” kata Agus, Senin (10/6).

Pihaknya mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah baik itu pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat dalam merecovery Anyer-Cinangka dan juga membangun kepercayaan bahwa Anyer-Cinangka telah aman. “Upaya yang sudah dilakukan pemerintah sudah sangat luar biasa agar bagaimana Anyer-Cinangka ini kembali seperti semula,” ujarnya.

Namun Agus juga berharap, pemerintah lebih gencar lagi mensosialisasikan bahwa Anyer-Cinangka telah aman untuk dijadikan tempat berwisata baik melalui media cetak maupun media elektronik. “Untuk menjadikan Anyer-Cinangka ini sebagai tempat favorit berwisata tidak bisa hanya dilakukan oleh PHRI tapi semua pihak termasuk masyarakat  dan wisatawan itu sendiri,” tuturnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook