Warga Keluhkan Jalan Terendam Air Got

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 13 Juni 2019 - 14:00:50 WIB   |  dibaca: 136 kali
Warga Keluhkan Jalan Terendam Air Got

BECEK : Pengendara motor melintas di Jalan Kampung Sepatan yang terendam got, Rabu (12/6).

KAB. TANGERANG - Sejumlah warga RT 02/03, Kampung Sepatan, Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang mengeluhkan jalan kampung mereka yang tergenang air got. Akibatnya, jalan menjadi licin dan menimbulkan bau tak sedap.

Salah seorang warga, Muhammad Jasep mengatakan, genangan air got tersebut sudah sangat lama dan belum surut. Menurutnya, selama ini pihak kecamatan terkesan membiarkan genangan air tersebut, karena tidak ada upaya untuk menanggulanginya.

“Air got yang merendam jalan ini bisa dibilang tidak pernah surut walaupun musim kemarau. Apalagi jika musim hujan, itu lebih parah. Jadi genangan air ini bisa dibilang sudah sangat lama dibiarkan dan tidak ada penanganan khusus dari pihak kecamatan, sehingga membuat warga dan pedagang juga merasa risih karena itukan air kotor jadi berbahaya untuk kesehatan kita semua. Ditambah genangan itu di depan SDN 5 Sepatan, jadi sangat dikhawatirkan mengganggu kesehatan anak-anak juga,” kata pria yang akrab dipanggil Jasep ini kepada wartawan, Rabu (12/6).

Senada disampaikan salah satu pedagang buah, Nurdin di sekitar lokasi. Katanya, air yang menggenangi jalan tersebut akibat pemasangan yudit atau beton saluran air yang kurang pas, sehingga air got tersebut meluap dan merendam jalan.

Nurdin berharap, agar pihak Kecamatan Sepatan segera melakukan perbaikan terhadap pemasangan yudit tersebut, agar air tidak menggenang jalan.“Genangan air ini sudah dari dulu, bahkan dulu lebih parah. Saya lihat awal tahun kemarin sempat ada perbaikan namun tidak berefek banyak. Kemungkinan pemasangan yudit kurang maksimal, sehingga air got tetap naik ke jalan. Semoga pihak kecamatan segera memperbaikinya, karena dengan adanya air tersebut kami tidak bisa berjualan di sekitar jalan itu,” ujarnya.

Menanggapi keluhan itu, Staf Ekonomi dan Pembangunan (Eksbang) Kecamatan Sepatan, Muhamad Irfan, mengatakan, pihaknya sudah menghubungi pemborong yang mengerjakan pemasangan yudit tersebut untuk melakukan perbaikan, agar air got tidak naik dan menggenang jalan kembali.“Dulu itu lebih parah, sebelum ada perbaikan. Kalau sekarang bisa dibilang agak mendingan. Kami juga sudah menghubungi pihak pemborongnya untuk segera dilakukan perbaikan agar air got yang naik ke jalan bisa surut,” singkatnya. (Imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook