Waspada Gelombang Tinggi Enam Meter

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 13 Juni 2019 - 14:16:09 WIB   |  dibaca: 180 kali
Waspada Gelombang Tinggi Enam Meter

AIR PASANG : Sejumlah wisatawan masih berdatangan ke objek wisata pantai di pesisir Kabupaten Pandeglang, kemarin. BMKG memperingatkan gelombang tinggi selama beberapa hari ke depan.

SERANG – Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas 1 Serang mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi empat hingga enam meter yang berlaku hingga Sabtu (15/6). Dengan potensi tersebut masyarakat dan nelayan diminta selalu waspada saat beraktivitas di wilayah peraian.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Klas 1 Serang Tarjono mengatakan, pola angin di wilayah utara umumnya dari timur ke selatan dengan kecepatan 4 hingga 15 knot. Sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari timur ke tenggara dengan kecamatan 4 hingga 25 knot. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang.

“Warning tinggi gelombang yang dikeluarkan oleh BMKG berlaku dari 12-15 Juni 2019. Seperti informasi, tinggi gelombang yang mencapai empat hingga enam meter. Di antaranya di wilayah sebelah barat Lampung dan selatan Selat Sunda. Kedua daerah itu sudah merupakan Samudera Hindia,” ujarnya saat dihubungi Banten Raya, Rabu (12/3).

Ia menuturkan, masyarakat atau nelayan untuk memerhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Perahu nelayan jika kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. Kapal tongkang jika kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.

Kemudian kapal ferry jika kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. Sementara untuk kapal ukuran besar (kargo dan pesiar) jika kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.“Kalau kita lihat data tinggi gelombang, Selat Sunda bagian utara atau penyeberangan Merak- Bakauheni berkisar 0,5 hingga 1 meter. Aman untuk jalur pelayaran,” katanya.

Meski ada potensi gelombang tinggi, Tarjono mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang namun tak lepas dari kewaspadaan. Berdasarkan laporan dari Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Provinsi Banten, konsisi objek wisata pantai masih dalam kategori aman.

“Di Bagedur, Sawarna dan lainnya masih relatif aman. Para wisatawan pun masih cukup banyak yang berwisata. Imbauan untuk masyarakat yang beraktivitas di pantai atau laut agar tetap waspada dan update terus informasi peringatan tinggi gelombang dari BMKG,” ungkapnya.

Ketua Balawista Provinsi Banten Ade Ervin membenarkan, sejauh ini kondisi objek wisata tirta di Banten masih dalam kategori aman untuk didatangi. Untuk menjaga keselamatan wisatawan, pihaknya sudah menyebar relawan di masing-masing objek wisata.

“Sampai saat ini masih aman. Periode 5 hingga 9 Juni di Kabupaten Serang ada 86.185 wisatawan ke wisata tirta terbuka, Kabupaten Lebak 142.690, Kabupaten Pandeglang 70.458 dan Kota Cilegon 49.966 orang,” tuturnya. (dewa)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook