Dipecat, Dua Polisi Diwakilkan Foto

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 13 Juni 2019 - 14:18:58 WIB   |  dibaca: 142 kali
Dipecat, Dua Polisi Diwakilkan Foto

TIDAK HADIR : Petugas Propam Polda Banten membawa dua foto anggota anggota Polda Banten yang dipecat karena melanggar disiplin dalam upacara PTDH di halaman Mapolda Banten, Rabu (12/6).

SERANG - Dua anggota Polda Banten yaitu Briptu Hendra Gunawan yang bertugas di Sabhara Polresta Tangerang dan Bripda Khairul Anwar dari Yanma Polda Banten diberhentikan dengan tidak hormat (PTDH) karena mangkir dari tugas atau desersi, Rabu (12/6).

Pemberhentian kedua anggota kepolisian itu dilakukan dalam upacara di lapangan Mapolda Banten Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang yang tidak dihadiri keduanya. Kehadiran keduanya diwakilkan dengan foto yang dibawa oleh anggota Propam Polda Banten.

Irwasda Polda Banten Kombes Pol I Nyoman Labhan Suradnya mengatakan, pemerhentian dua anggota polri tersebut merupakan hasil keputusan Kapolda Banten Nomor : KEP/ 239 / IV / 2019 tanggal 4 April 2019 tentang PTDH dari Dinas Polri atas Briptu Hendra Gunawan yang bertugas di Sabhara Polresta Tangerang dan Bripda Khairul Anwar dari Yanma Polda Banten.

"Keduanya telah melanggar Pasal 14 ayat 1 huruf (a) yakni meninggalkan tugasnya secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut, serta PPRI Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Labhan menjelaskan, acara pemecatan tersebut tidak dihadiri kedua personel yang bersangkutan tanpa ada alasan, padahal Polda Banten sudah memberikan pemberitahuan untuk hadir dalam kegiatan itu.  "Kedua orang yang bersangkutan itu tidak memenuhi undangan untuk hadir pada pelaksanaan upacara kali ini," jelasnya.

Labhan mengimbau kepada seluruh personel Polda Banten untuk tetap mawas diri, lebih berhati-hati dalam bertugas serta bekerja sesuai aturan yang berlaku di jajaran Polri. Jika tidak, Polda Banten akan memberikan sanksi tegas. "Kejadian yang dilakukan oleh oknum polisi ini betul-betul sangat memalukan memilukan dan merusak kehormatan serta kebanggaan institusi Polri," katanya.

Kabid Propam Polda Banten AKBP Yulius Yulianto mengatakan, pemberhentian ini dilakukan sebagai upaya untuk menegakkan disiplin dan tata tertib sehingga terwujud keseimbangan antara penghargaan dan sanksi terhadap anggota kepolisian. "Keduanya kasus, tidak masuk kantor atau desersi (pengingkaran tugas atau jabatan tanpa ada keterangan)," ujarnya.

Lebih lanjut, Julianto menambahkan, sebelum diberikan sanksi tegas, kedua anggota berpangkat bripda itu sudah diberikan teguran agar tidak mengulanginya. Namun teguran itu tidak diindahkan sehingga penindakan tegas dilakukan kepada keduanya. "Katakanlah diampuni dengan syarat tidak mengulangi, tapi ternyata diulangi lagi," tegasnya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook