KPK Kawal Proses PPDB

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Jumat, 14 Juni 2019 - 13:52:24 WIB   |  dibaca: 316 kali
KPK Kawal Proses PPDB

SOSIALISASI: Kepala Dindikbud Banten, E. Kosasih Samanhudi (tengah) saat melakukan sosialisasi PPDB Tahun 2019 di SMA Negeri 2 Kota Tangsel, kemarin.

SERANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan pengawalan terhadap proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun 2019 di Banten. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Sekretaris Dindikbud Banten, Ujang Rafiudin.

Menurutnya, berdasarkan komunikasi dengan pimpinan KPK akan melakukan pengalawan dan pendampingan terhadap proses PPDB di Banten, hal tersebut bertujuan agar tidak ada pungutan liar, jual kursi kelas dan titipan dalam proses PPDB tahun ini.

Ia mengaku, Dindikbud Banten sangat menyambut baik rencana pencegahan yang akan dilakukan oleh lembaga anti korupsi tersebut. Bahkan, kata Ujang, pihaknya juga mengajar seluruh stakeholder dan masyarakat Banten untuk bersama-sama melakukan pendmapingan dan pengawasan terhadap proses PPDB Tahun 2019 ini.

"Hal tersebut bertujuan agar tujuan PPDB dengan menggunakan sistem zonasi adalah pemerataan pendidikan bisa berjalan dengan baik, sesuai dengan yang diharapkan oleh seluruh masyarakat," kata Ujang kepada Banten Raya, Kamis (13/6).

Selain KPK, lanjut Ujang, Inspektorat Pemprov Banten juga akan melakukan pengawasan terhadap proses PPDB tersebut. Dengan banyaknya pengawasan, kata Ujang, maka proses PPDB akan lebih baik, transparan dan bersih.

Terkait dengan persiapan, mantan guru ini mengaku, persiapan sudah matang, sejumlah sosialisasi dan dan memberikan satu pemahaman kepada operator sekolah pun sudah dilakukan secara roadshow yang langsung dipimpin oleh Kepala Dindikbud Banten.

"Sosialisasi tidak hanya dilakukan Dindikbud Banten kepada operator sekolah, namun sekolah pun melakukan sosialisasi dengan memasang spanduk di depan sekolah agar masyarakat dapat mengetahui mengenai proses PPDB ini," ungkap Ketua Panitia PPDB Tahun2 019 ini.

Ajakan serupa juga disampaikan oleh Panitia PPDB tahun2 019, Rudi Prihadi, masyarakat juga bisa memantau dan memberi masukan melalui kanal Pengaduan yang disediakan di semua website sekolah dan website Panitia PPDB 2019/2020 Banten."Jadi jika ada kecurangan atau hal yang mencurigakan laporkan saja, karena kami tidak akan mentolerir kecurangan yang terjadi dalam proses PPDB ini," katanya.

Ia mengatakan, PPDB Tahun 2019 ini tidak hanya diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 51 Tahun 2018, namun juga ada surat edaran bersama dari dua Kementerian yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Dalam Negeri."Saya mengimbau kepada pihak sekolah untuk memberikan pelayanan yang terbaik dalam proses PPDB ini, dan jangan macam-macam apalagi sampai melakukan tindakan menjual kursi bagi calon peserta didik baru," tegasnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook