Kelilingi Destinasi, Genjot Pelatihan Warga

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 14 Juni 2019 - 14:08:10 WIB   |  dibaca: 231 kali
Kelilingi Destinasi, Genjot Pelatihan Warga

MULAI PULIH : Ribuan warga memenuhi pantai di kawasan Anyer- Cinangka, saat libur lebaran, belum lama ini.

SERANG - Bencana tsunami yang terjadi akhir 2018 lalu memukul pariwisata di Kabupaten Serang, terutama wisata pantai di kawasan Anyer-Cinangka. Pantai sepi, dan hotel-hotel minim pengunjung.

Perlahan, tapi pasti, keadaan mulai pulih. Hal itu tampak dari kunjungan wisatawan ke pantai Anyer- Cinangka saat libur lebaran kemarin. Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Serang Hamdani mengatakan bahwa pada puncak kunjungan libur lebaran, jumlah pengunjung di kawasan Anyer-Cinangka mencapai 85.000 orang lebih.

Meski demikian, dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, jumlah kunjungan tersebut relatif masih sedikit. "Kita terus mendorong agar pulih seperti semula. Tapi kan butuh waktu dan memang tidak mudah karena masih ada trauma di masyarakat. Caranya ya kita terus gelar event di Anyer-Cinangka," kata Hamdani kepada Banten Raya, kemarin.

Hamdani mengatakan, selain itu, pihaknya juga mencoba untuk membangkitkan destinasi wisata lain yang ada di Kabupaten Serang mulai dari destinasi Cikolelet, Batu Kuwung, Taman Sukaratu, Gunung Santri Bojonegara, dan lain sebagainya. "Kita keliling ke lokasi wisata, memantau bagaimana di sana. Pengunjungnya bagaimana, sarana dan prasarananya bagaimana," katanya.

Sembari menunggu Anyer-Cinangka pulih, pihaknya, kata Hamdani terus menggelar berbagai pelatihan kepada masyarakat agar siap menyambut wisatawan dengan ramah dan sadar sapta pesona. "Agar mereka bisa tahu, kalau wisatawan datang itu sikapnya harus bagaimana. Sapta pesona itu kan aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan penuh dengan kenangan," katanya.

Hal lain yang dilakukan disporapar adalah mempersiapkan masyarakat di Tanara untuk menyambut kunjungan wisata religi terkait dengan akan dibangunnya Islamic Center di sana. "Buat masyarakat setempat sosialisasi dulu. Kesiapan masyarakat nanti kalau jadi wisata religi mereka harus siap.

Tentunya sebagai tuan rumah harus menyediakan apa, fasilitas apa. Apa yang di sana kita baguskan. Tanggal 17 Juni nanti ada sosialisasi. Warga biar ada sapta pesonanya. Sepuluh dua puluh orang dulu pertama kita latih, baru setelah itu bisa menyebarkan ke yang lainnya di Tanara," katanya. (FIKRI HILMAN)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook