Isap Gas Beracun, Penggali Sumur Tewas

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 14 Juni 2019 - 14:12:18 WIB   |  dibaca: 189 kali
Isap Gas Beracun, Penggali Sumur Tewas

TIDAK TERTOLONG : Warga mengevakuasi Amin sebelum meninggal ke Puskesmas Menes, Kamis (13/6).

MENES - Amin (55) warga Kampung Pasirkalapa, Desa Muruy, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang harus kehilangan nyawanya usai menghirup gas beracun saat menggali sumur milik Yusuf (43), warga Kampung Kadutanggai, RT 03 RW 07, Desa Purwakarta, Kecamatan Menes, Kamis (13/6). Kepala Desa Purwakarta Iwan Setiawan membenarkan, peristiwa tersebut yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

Kejadian ini berawal saat korban sedang menggali sumur milik warga dengan kedalaman 11 meter. "Korban ini kan lagi mengerjakan penggalian sumur, tiba-tiba pas dicek oleh pemilik rumah, korban kelelahan di bawah galian sumur," kata Iwan dihubungi melalui telepon selulernya, kemarin.

Dijelaskannya, pemilik rumah sempat terkejut ketika melihat kondisi korban yang terkulai di dasar sumur. Pemilik rumah berteriak meminta pertolongan warga setempat hingga melaporkan kejadian tersebut ke pihak desa dan kepolisian. "Pihak Polsek Menes dan warga sekitar sempat memberikan pertolongan untuk mengangkat korban di dalam sumur agar segera mendapat penanganan medis," jelasnya.

Warga dan pihak kepolisian, kata Iwan, langsung membawa korban ke Puskesmas Menes. Sayangnya, saat berada di puskesmas, nyawa korban tidak bisa diselamatkan. "Pas dibawa ke puskesmas, gak lama korban sudah tidak bernyawa. Dugaan sementara, korban meninggal akibat mengisap gas beracun, karena dalam sumur itu adanya zat asam," ujarnya.

Korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Sementara pihak keluarga sudah menerima peristiwa yang menimpa korban dan tidak ingin dilakukan otopsi. "Ya langsung dimakamkan, pihak keluarga sudah ikhlas. Korban meninggalkan istri dan delapan anaknya," terangnya.

Sekretaris Desa Muruy Muslim menyebutkan, sesuai permintaan dari pihak keluarga, rencananya korban akan disemayamkan di Tempat Pemakaman Umum. Sementara pihak desa akan memberikan bantuan. "Korban ini meninggalnya di puskesmas. Korban akan langsung dimakamkan. Nanti kita bantu," imbuhnya.

Anggota Tagana Pandeglang Eli Supriadi menyebutkan, ketika mendapat laporan adanya warga yang mengalami kecelakaan di dalam sumur, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi. "Nyawa korban tidak bisa diselamatkan saat berada di puskesmas. Sementara jasad korban dibawa ke rumahnya untuk dimakamkan," imbuhnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook