Penanganan Sampah di Alun-alun Diperketat

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Senin, 17 Juni 2019 - 12:47:19 WIB   |  dibaca: 196 kali
Penanganan Sampah di Alun-alun Diperketat

NUMPUK: Pegawai DLH Lebak mengumpulkan sampah di area Alun-alun Rangkasbitung, Sabtu (15/6).

RANGKASBITUNG- Penanganan sampah di Alun-alun Rangkasbitung semakin diperketat oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lebak. Hal itu mulai dilakukan sejak beberapa hari lalu karena masyarakat yang berkunjung ke Alun-alun masih saja membuang sampah sembarangan. Akibatnya, setiap hari kondisi Alun-alun tampak kumuh serta tidak nyaman dipandang mata.

Kepala DLH Lebak Nana Sunjana mengatakan, di setiap sudut Alun-alun Rangkasbitung telah tersedia tong sampah untuk masyarakat yang akan membuang sampah. Namun tong sampah tersebut seperti pajangan, sehingga masyarakat yang berkunjung ke Alun-alun tetap membuang sampah seenaknya."Tidak heran kalau setiap hari terdapat sampah berserakan, karena masyarakat yang berkunjung ke Alun-alun masih kurang sadar untuk membuang sampah pada tempatnya," ujar Nana Sunjana, kemarin.

Agar Alun-alun terbebas dari kesan kumuh, maka pihaknya akan ekstra ketat dalam menangangi persoalan sampah tersebut. Tidak hanya dalam membersihkannya, pihaknya pun akan mengimbau masyarakat yang berkunjung ke Alun-alun melalui stiker maupun poster tentang kesadaran membuang sampah pada tempatnya."Tonase sampah yang kami kumpulkan dari sekitar Alun-alun, rata-rata mencapai dua kubik. Itu artinya, masih banyak masyarakat yang berkunjung ke Alun-alun membuang sampah sembarangan," katanya.

Sekretaris DLH Lebak Ade Kurnia mengatakan, bila saja tong sampah yang disediakan di di Alun-alun dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membuang sampah, maka dirinya meyakini kebersihan Alun-alun akan selalu terjaga dengan baik. "Tetapi bila tong sampah tersebut tidak dimanfaatkan, maka kondisi Alun-alun akan tetap terkesan kumuh," kata Ade Kurnia. (hudaya)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook