Rp43 Miliar Gaji ke-13 ASN Pemprov Cair Juli

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 17 Juni 2019 - 14:33:36 WIB   |  dibaca: 135 kali
Rp43 Miliar Gaji ke-13 ASN Pemprov Cair Juli

SERANG – Pemprov Banten memastikan gaji dan tunjangan kinerja (tukin) ke-13 bagi apatur sipil negara (ASN) di lingkungannya akan cair pada Juli. Terkait hal tersebut, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta untuk menyerahkan pengajuan pencairan.

Informasi yang dihimpun, pemberian dana segar itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Banten Nomor 900/1714-BPKAD/2019 tentang Gaji dan Tukin Bulan ke-13 dan 14 Tahun Anggaran 2019. Dalam surat itu diterangkan pemberian gaji ke-13 dan 14 adalah dalam rangka meningkatan kesejahteraan pegawai di lingkup Pemprov Banten.

Komponen tersebut terdiri atas gubernur dan wakil gubernur dengan gaji, tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan. Komponen yang sama juga berlaku untuk anggota dan pimpinan DPRD. Sementara untuk ASN adalah gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan dan tambahan penghasilan PNS (TPPNS) atau tukin.

Seperti diketahui, untuk gaji ke-14 sudah dicairkan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1440 hijriyah. Untuk gaji-14, pemprov juga memberikannya kepada seluruh pegawai non ASN di lingkupnya. Adapun besarannya adalah senilai honorarium satu bulan kerja. Namun untuk gaji ke-13, pemprov belum melibatkan mereka.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Dwi Sahara membenarkan, gaji dan tukin ke-13 pemprov akan cair pada Juli mendatang dengan periode yang berbeda.

Gaji ke-13 akan didistribusikan pada 1 Juli bersamaan dengan gaji reguler bulan yang sama. Sedangkan tukin ke-13 diberikan tak lama setelahnya. “Tidak bersamaan tapi berdekatan. Tukin ke-13 tanggal 4 Juli,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (16/6).

Ia menuturkan, soal besaran anggaran yang dipersiapkan untuk pemenuhan kebijakan tersebut nilainya tak jauh berbeda dengan gaji dan tukin ke-14. “Anggaran yang disiapkan sepertinya masih sama, sekitar Rp 43 miliar,” katanya.

Agar pencairan bisa tepat waktu, Dwi meminta agar seluruh OPD untuk bisa segera menyerahkan pengajuan pencairan. Dokumen pengajuan pencairan berupa surat perintah membayar (SPM) serta kelengkapannya sebagai dasar penerbitan surat perintah pencairan dana (SP2D).

Berkas tersebut diajukan kepada Bendahara Umum Daerah (BUD).“Pengajuan gaji ke-13 disampaikan selambat-lambatnya pada pertengahan Juni dengan menggunakan dasar penghasilan pada Juni. Sedangkan TPPNS berdasarkan kinerja pada April 2019,” ungkapnya.

Asisten Daerah (Asda) II Provinsi Banten Ino S Rawita mengatakan, agar dana tersebut bisa dicairkan tepat waktu, dia meminta kepada seluruh OPD untuk menyelesaikan seluruh persyaratan administrasinya. Dia berharap pemberian dana tersebut bisa benar-benar dimanfaatkan sebagai mana mestinya.“Makanya secara administrasi didorong, jangan nanti mengganjal. Jangan yang ini cair yang itu enggak kan kasihan,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin, saat ini berdasarkan hasil pendataan, jumlah ASN yang ada di lingkup Pemprov Banten sudah mencapai lima digit. “Jumlah ASN ada 10.026,” ujarnya. (dewa)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook