Daftar Sekolah Pakai Legalisir KK dan Akta

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 18 Juni 2019 - 12:30:10 WIB   |  dibaca: 481 kali
Daftar Sekolah Pakai Legalisir KK dan Akta

ANTRE : Puluhan warga mengantre di Loket Pelayanan Dokumen Pencatatan Sipil di Kantor Disdukcapil Kota Cilegon, Senin (17/6).

CILEGON - Loket Pelayanan Akta Pencatatan Sipil di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cilegon, Senin (17/6). Mereka datang untuk melakukan legalisasi akta kelahiran dan kartu keluarga (KK) anaknya sebagai syarat mendaftar sekolah, yang menggunakan sistem zonasi.

Pantauan Banten Raya, antrean di Kantor Disdukcapil Cilegon terjadi sejak pagi hingga siang hari. Para orangtua beserta anaknya yang mendatangi Kantor Disdukcapil Cilegon rela antre berdesakan berjam-jam. Bahkan, para warga yang mengantre harus berdiri, karena minimnya tempat duduk di ruang pelayanan.

Warga Kelurahan Ciwaduk, Supriadi mengatakan, datang ke Kantor Disdukcapil Kota Cilegon sekitar pukul 09.00 WIB. Ketika Ia datang, sudah banyak warga yang antre untuk melegalisasi akta kelahiran. “Rata-rata keperluannya sama, untuk legalisir akta kelahiran sama KK sebagai syarat untuk mendaftar SMA (Sekolah Menengah Atas). Harus difotokopi terus dilegalisir,” kata Supriadi kepada Banten Raya, kemarin.

Supriadi mengatakan, dirinya baru selesai melakukan pengurusan dokumen pencatatan sipil sejak pukul 09.00 WIB, dan selesai sekitar pukul 10.30 WIB. Antrean yang panjang membuat dirinya menunggu cukup lama. “Kalau biasanya memang tidak seramai ini,” kata siswa yang baru lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini.

Di tempat yang sama, Devana (22), warga Kecamatan Cilegon mengaku pendaftaran sekolah tahun ini begitu menyita waktu. Sebab, berkas yang dilampirkan begitu banyak. “Tahun lalu kan tidak seribet ini. Gak pake legalisir KK dan akta kelahiran segala. Sekarang kenapa perlu dilegalisir segala, kan sudah ada aslinya, tinggal dilihat saja yang aslinya dan dicocokan dengan foto kopinya,” akunya.

Ia berharap, untuk pendaftaran sekolah ke depan, syaratnya tidak terlalu banyak. Apalagi sekarang zaman digital, harusnya bisa pakai hasil scan untuk diunggah. “Semoga ke depan ada perbaikan, tidak seribet sekarang,” harapnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kota Cilegon, Hayati Nufus mengakui, ada peningkatan untuk pemohon dokumen pencatatan sipil. Bahkan, dalam sehari ada yang melegalisasi 200 KK dan 531 akta kelahiran. “Sampai petugas pelayanan kita tidak punya waktu istirahat seperti biasanya. Biasanya sehari hanya puluhan saja pelayanan baik KK maupun akta kelahiran,” ujarnya.

Nufus memrediksi, sampai beberapa hari ke depan masih akan terjadi antrean seperti itu. Sebab, legalisasi akta kelahiran dan KK sebagai syarat untuk pendaftaran sekolah. “Sampai pendaftaran sekolah ditutup kemungkinan baru akan normal lagi,” tutupnya.

Terpisah, Kepala SMA Negeri 3 Cilegon, Asep Mansur membenarkan, salah satu syarat daftar di skeolahnya menggunakan foto kopi KK dan Akta Kelahiran yang dilegalisasi. Tujuannya, kata Asep, untuk memastikan agar alamat yang ada di KK benar-benar alamat siswa dan legalitasnya kuat. "Ini untuk menghindari adanya kecurangan merubah alamat di KK. Alamat KK sangat menentukan zonasi rumah yang ditentukan lewat google maps," ujarnya.(gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook