Bersama Kemenpar, Unbaja Bina Desa Wisata

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Selasa, 18 Juni 2019 - 14:54:29 WIB   |  dibaca: 163 kali
Bersama Kemenpar, Unbaja Bina Desa Wisata

PEMBINAAN: Salah seorang pembicara menyampaikan materinya dalam kegiatan Pembinaan Desa Wisata, kemarin.

LEBAK - Universitas Banten Jaya (Unbaja) melakukan pendampingan Pelatihan Masyarakat Desa Wisata, di aula Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Kegiatan ini merupakan tindaklanjut nota kesepahaman (MoU) antara Unbaja dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Kegiatan tersebut menghadirkan tiga pembicara, yaitu Kepala Departemen Pengembangan SDM Pariwisata Kementrian Pariwisata, Ambar Rukmi, Chotibul Umam dan Rizki Fatullah. Acara Pengembangan Desa Wisata Juga dihadiri oleh Kepala LP3M Unbaja, Nurhidayanti, Kementerian Pariwisata, penggerak Wisata sekitar desa, Penggerak Wisata Pulau Tunda, BALAWISTA, Pokdarwis serta masyarakat sekitar Desa Sawarna.

Chotibul Umam yang mewakili Unbaja dalam sambutannya menyampaikan, saat ini Unbaja memiliki tiga Desa Binaan Wisata, diantaranya Pulau Tunda, Kediri dan Sawarna.
Katanya, Kegiatan Pengembangan Desa Binaan merupakan tindak lanjut MoU dengan Kementerian Pariwisata, karena peran kampus sangat penting untuk memajukan desa. Hal tersebut mengingat saat ini peran teknologi sangat mempengaruhi kemajuan desa.

Lebih lanjut Umam mengatakan, Unbaja memiliki Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang nantinya diorientasikan untuk memandu para wisatawan asing  melalui Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Komputer untuk menunjang marketing digital yang akan membantu menyebarluaskan informasi mengenai desa wisata dan Fakultas Teknik yang nantinya akan berfungsi membuat infrastruktur wisata di sebuah desa.

Sementara itu Kepala Desa Sawarna, Maskar mengapresiasi Kementrian Pariwisata dan Unbaja yang telah menyelenggarakan acara Pendampingan Desa Wisata. Ia mengaku, kegiatan ini merupakan kali pertama yang dilakukan di Desa Sawarna, dan berharap acara seperti ini dapat berkelanjutan.

Maskar juga menyampaikan harapannya, usai kegiatan Pendampingan Desa Wisata ini salah satu tindak lanjut yang dilakukan adalah pengembangan infrastruktur yang akan memberikan dampak peningkatan perekonomian masyarakat, karena sebagian masyarakat desanya berpenghasilan dari wisata yang ada di Sawarna."Saya mengajak kepada masyarakat desa dan pemerintah desa untuk bersinergi untuk memajukan wisata yang ada di Desa Sawarna," ajaknya.

Ambar Rukmi, Kepala Departemen Pengembangan SDM dan Hubungan Antar Lembaga Kementrian Pariwisata mengatakan, kegiatan ini merupakan hal yang menjadi program pemerintah untuk melibatkan universitas dalam mendukung kemajuan Desa Wisata.“Karena kita ketahui biasanya mahasiswa tingkat akhir diwajibkan melaksanakan kuliah kerja mahasiswa dan mahasiswa dituntut untuk dapat melakukan pengabdian kepada masyarakat dan memajukan potensi di desa," ucapnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook