Ada Luka di Leher, Pria Misterius Tewas

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Selasa, 18 Juni 2019 - 15:11:01 WIB   |  dibaca: 226 kali
Ada Luka di Leher, Pria Misterius Tewas

BELUM TERUNGKAP : Tim medis RSUD Balaraja melakukan autopsi terhadap jenazah pria misterius, Senin (17/6).

KAB TANGERANG - Seorang pria ditemukan tidak bernyawa di kawasan industri Baja Emas, Kampung Telaga, Desa Telaga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (17/6). Korban ditemukan dengan luka di leher. Guna kepentingan penyelidikan, jenazah langsung dibawa ke RSUD Balaraja untuk dilakukan autopsi.

Kapolsek Balaraja AKP Feby Herianto membenarkan penemuan mayat dengan luka di leher. Menurut Feby, identitas korban masih belum diketahui. "Saat ini anggota reskrim sedang melakukan penyelidikan dan meminta keterangan para saksi sampai menunggu hasil autopsi oleh tim dokter RSUD Balaraja," singkat Feby kepada wartawan melalui telepon, Senin (17/6).

Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Balaraja Ferry Irwansyah mengungkapkan, pihaknya mendapat kiriman jenazah yang ditemukan oleh Polsek Balaraja pada pukul 15.00 WIB. Namun, untuk identitas korban masih belum diketahui.  "Hari ini (kemarin -red) kami mendapatkan kiriman mayat lagi. Ciri-ciri mayat menggunakan kaos merah dengan celana pendek hitam. Menurut keterangan polisi, ditemukan di semak-semak di Kawasan Industri Baja Mas," ungkapnya.

Ferry menambakan, mayat tersebut bisa jadi merupakan korban pembunuhan karena saat diperiksa ada bagian anggota tubuh yang mengalami luka. "Mayat tanpa identitas ini kemungkinan berumur 30 tahun. Diduga korban pembunuhan karena di bagian leher serta dagunya terdapat luka benda tajam," ujarnya.

Ferry berharap, identitas korban bisa segera diketahui agar pihak keluarga bisa segera menjemput mayat di RSUD Balaraja. "Semoga identitasnya bisa segera diketahui, karena kasihan pihak keluarga pasti akan nungguin dan bertanya-tanya kenapa korban belum pulang," harapnya.

Humas RSUD Balaraja Imas Supitaningsih menambahkan, pihaknya masih menunggu penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. "Saat ini korban ada di kamar jenazah. Kami masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut, karena memang identitasnya masih ditelusuri," katanya.

Terpisah, seorang pemuda bernama Yudha Ramadhan Putra (18), warga Perumahan Permata Safira Regency Blok F2 Nomor 57 RT 001 RW 006, Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, tewas setelah tenggelam di area wisata air terjun Curug Cimunding, Kecamatan Gunungkencana, Minggu (16/6).

Berdasarkan informasi yang diterima Banten Raya, korban bersama lima temannya sempat terlihat duduk di sebuah warung di sekitar bantaran sungai yang tidak jauh dari lokasi air terjung. Selang beberapa menit kemudian korban dan temannya langsung berenang dan akhirnya tubuh korban tenggelam, serta terbawa arus sungai. "Saat itu seluruh teman korban panik, serta akhirnya meminta tolong warga, sehingga saat itu pula pencarian langsung dilakukan," ujar Saepudin warga Curug Munding, kemarin.

Setelah berjam-jam pencarian dilakukan, warga sempat dan aparat kepolosian sempat menghentikan untuk beristirahat. Namun saat pencarian kembali dilakukan pada malam harinya, tubuh korban akhirnya ditemukan mengambang di sekitar lokasi kejadian dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Lebak Kompol Adrian Tuuk membenarkan bila seorang warga Kota Serang ditemukan mengambang dan sudah tidak bernyawa di sekitar lokasi air terjun Curug Munding, Gunungkencana. (imron/hudaya)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook