PPDB Online SMP Kota Serang Error

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Selasa, 18 Juni 2019 - 15:15:26 WIB   |  dibaca: 574 kali
PPDB Online SMP Kota Serang Error

SERANG – Sejumlah orang tua wali murid di Kota Serang mengaku kesal lantaran saat mendaftarkan putra-putrinya pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 secara online mengalami kegagalan secara berulang-ulang. Akibat kondisi tersebut, tak sedikit orang tua siswa yang kecewa dan mendatangi sekolah tujuan untuk mengadukan hal tersebut.

Salah seorang orang tua murid yang mengeluhkan tersebut adalah Rini. Menurut ibu dari Najib ini, dirinya telah mencoba melakukan pendaftaran PPDB di SMPN 1 Serang sejak tengah malam, akan tetapi upaya yang dilakukannya mengalami kegagalan secara berulang-ulang.

“Muter aja (loading). Susah ga masuk-masuk. Dari jam 00.00 sampai jam 02.30. padahal alamat websitenya sudah benar. Saya juga bingung gak tahu kenapa. Makanya saya sekarang kesini mau nanya,” kata Rini, yang ditemui saat hendak berkonsultasi ke SMPN 1 Serang, Senin (17/6) pagi sekitar pukul 08.00.

Hampir senada dikatakan wali murid lainnya, Asep. Kata pria bertubuh gemuk ini, dirinya pun telah mencoba beberapa kali mendaftarkan PPDB untuk putrinya Ayu Nadila ke SMPN 1 Serang secara online. Namun tak kunjung masuk ke alamat yang dituju yakni https://ppdbsmp.serangkota.go.id.“Ngisi dari jam 9 pagi tadi tapi gak masuk-masuk aja. Udah diprint out tapi masih kayak gini,” ucap Asep seraya menunjukkan hasil print outnya kepada wartawan.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Sarnata, menjelaskan, kendala yang dialami oleh sejumlah wali murid saat mendaftarkan PPDB secara online itu diduga karena ada gangguan jaringan.  

“Nah Kemungkinan ada loading mungkin ini terkait dengan jaringan juga bisa jadi,” ujar Sarnata, ditemui di Dindikbud di Cipocok Jaya, Kota Serang, kemarin siang sekitar pukul 11.50.
Untuk persoalan server, dirinya mengklaim pihaknya telah bekerja sama dengan pihak PT. Telkom. “Jadi server itu memang kita bekerjasama dengan Telkom. Kapasitasnya sudah insa Allah untuk PPDB Kota Serang itu tahun-tahun yang sudah juga kita tidak ada persoalan,” akunya.

Sarnata menuturkan, pada hari pertama pendaftaran PPDB secara online butuh kesabaran. Soalnya yang melakukan pendaftaran PPDB secara online di Kota Serang mencapai ribuan orang.Jadi itu mah hanya butuh kesabaran dari orang tualah. Artinya kalau memang ada loading-loading sedikitlah suatu yang sangat wajarlah. Tidak perlu yang dibesar-besarkan. Toh pendaftarannya juga dari mulai hari ini sampai 21 Juni. Itu sangat panjang sekali waktu yang kita berikan kepada calon-calon peserta didik di Kota Serang,” ucap dia.

Ia menjelaskan, PPDB 2019 secara online ada tiga jalur yakni jalur zonasi, prestasi, dan perpindahan orang tua wali murid. Jalur zonasi diperuntukkan bagi siswa yang jarak tempat tinggal dengan sekolahnya mulai dari 0 kilometer – 5 kilometer. Di jalur zonasi ini tidak memperhitungkan hasil nilai UASBN.

Sementara jalur prestasi diperuntukan bagi siswa yang berprestasi akademik dan non akademik diluar zonasi. Prestasi yang dihargai mulai dari juara 1-3 tingkat kabupaten kota sampai nasional plus nilai UASBN.Sedangkan, jalur perpindahan orang tua wali murid juga diperuntukkan bagi siswa diluar zonasi. Namun harus dibuktikan dengan surat tugas orang tua murid dari lembaga terkait plus nilai UASBN.

Sarnata menyebutkan, sistem PPDB online 2019 ini sejatinya menggunakan dua sistem. Sistem pertama dalam jaringan (daring) dan sistem kedua adalah luar jaringan (luring). Untuk yang daring ada 26 sekolah yang melakukan sistem PPDB online. Sementara yang luring ada 53 sekolah yang terdiri dari tiga sekolah swasta dan 50 sekolah negeri.

“Jadi tidak semua sekolah. Kenapa kita mempertimbangkan pertama adalah kesiapan sekolah sendiri, yang kedua minat masyarakat terhadap sekolah itu. Jangankan kita daring, diluar jejaring ada beberapa sekolah swasta yang tidak kebagian siswa. Sekolah swasta tidak perlu saya sebutkan,” jelas dia.

Sarnata menambahkan, jalur zonasi ini untuk pemerataan peserta didik di seluruh sekolah di Indonesia. “Nah harapan kami adanya PPDB ini adalah pemerataan peserta didik di seluruh sekolah baik negeri dan swasta dan layanan akses pendidikan di seluruh sekolah,” katanya. (harir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook