Pemilik Waterpark Cikole Siap Nyalon

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 19 Juni 2019 - 15:35:35 WIB   |  dibaca: 261 kali
Pemilik Waterpark Cikole Siap Nyalon

SIAP NYALON : Mulyadi memantau Wisma Haji Mulyati Cas Water Park Cikole, Kecamatan Majasari miliknya, Selasa (18/6).

PANDEGLANG - Kontestasi politik jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 yang akan digelar di Kabupaten Pandeglang tampaknya bakal seru. Selain dari kalangan artis, sejumlah putra daerah sudah mulai bermunculan untuk menantang petahana. Salah satu figurnya adalah Mulyadi, pemilik pemandian CAS Waterpark Cikole, Kecamatan Majasari.

Mulyadi mengatakan, pihaknya akan maju menjadi bakal calon bupati. Sebab, sudah melakukan komunikasi dengan beberapa tokoh dan ulama, karena bakal calon wakil bupati yang akan mendampinginya berasal dari kalangan ulama. "Insya Allah saya siap maju. Mohon doanya. Untuk pendampingnya itu kiai, tapi belum bisa saya sebutkan namanya. Nanti kalau sudah siap, akan saya kasih tahu," kata Mulyadi kepada Banten Raya, Selasa (18/6).

Pengusaha yang bergerak di bidang pariwisata ini mengatakan, alasannya berpasangan dengan ulama karena Kabupaten Pandeglang terkenal sebagai kota sejuta ulama seribu santri. "Saya ingin Pandeglang maju dan menjadi daerah yang agamis, bisa membangkitkan kembali kearifan lokal, salah satunya pendidikan agama Islam. Budaya kearifan lokal kita harus lebih dikedepankan," ucapnya.

Selain dukungan dari keluarga, kata dia, banyaknya masyarakat yang menginginkan pihaknya maju menjadi bakal calon bupati. Untuk meyakinkan masyarakat terhadap pasangan di pilkada nanti, Mulyadi merencanakan melakukan pengumuman secara resmi kesiapan pencalonan termasuk pengumuman siapa nantinya yang akan menjadi bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati. "Kuatnya dukungan masyarakat mendorong saya untuk beriktiar maju, saya pun harus siap," katanya.

Pada pencalonan nanti, Mulyadi akan menggunakan jalur partai politik, lantaran pihaknya sudah mulai membangun komunikasi dengan berbagai pihak termasuk sejumlah parpol yang akan mengusungnya menuju bursa pencalonan bupati pada Pilkada Pandeglang 2020 mendatang. "Saya akan maju melalui jalur parpol. Kita juga sudah berkomunikasi dengan beberapa parpol dan sudah ada yang siap mendukung," ungkapnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang, Ahmad Sujai menjelaskan, pelaksanaan pilkada serentak di Kabupaten Pandeglang akan digelar pada 2020 nanti. Sujai memperkirakan, pada September 2019 KPU sudah mulai melakukan tahapan peluncuran sebagai tanda dimulainya tahapan pilkada secara serentak. "Tahapan awal mulai dari penyusunan anggaran hingga proses penerimaan DP4.

Tapi belum diketahui secara pasti tahapan startnya dimulai kapan, karena kan pilkada ini serentak. Keserentakan itu bermakna bahwa tahapannya dibuat oleh KPU RI sebagai lembaga yang diberikan mandat untuk membuat regulasinya," jelasnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook