Bupati: Berat Tandatangani Perceraian

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 19 Juni 2019 - 16:14:29 WIB   |  dibaca: 271 kali
Bupati: Berat Tandatangani Perceraian

BERI ARAHAN: Bupati Serang Rt Tatu Chasanah memberikan sambutan pada acara halal bi halal DWP Kabupaten Serang, Selasa (18/6). DWP menyatakan siap mendukung Pemkab Serang menekan AKI/AKB.

SERANG - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku paling berat dan sedih jika diminta untuk menandatangani dua dokumen yang menyangkut kehidupan aparatur sipil negara (ASN). Pertama yaitu, menandatangani dokumen perceraian ASN dan kedua, menandatangani dokumen pemberhentian ASN secara tidak hormat. “Sangat berat kalau diminta tangan tangan soal perceraian dan pemberhentian ASN secara tidak hormat.

Saya sedih untuk menandatangani, tetapi prosedurnya sudah berjalan dan memang saya harus tanda tangan,” kata Tatu memberi sambutan pada acara halal bihalal Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Serang di Aula Tb Suwandi, Pemkab Serang, Selasa (18/6).

Ia menjelaskan, keberatannya menandatangani dua dokumen tersebut karena menyangkut keberlangsungan hidup ASN itu sendiri dan masa depan keluarganya. “Saya meminta untuk kita sama-sama menekan jumlah perceraian. Bagaimana pun dengan kondisi saat ini, memang ada persoalan yang mengakibatkan perceraian. Di sini fungsi DWP harus hadir sebagai sarana komunikasi,” ujarnya.

Adapun perceraian yang paling tinggi, Tatu mengungkapkan yaitu dilakukan oleh ASN dari kalangan guru. “Dengan ada sertifikasi guru, seharusnya bisa lebih menjawab persoalan ekonomi para guru. Harusnya dari sisi kesejahteraan lebih bagus. Tapi ternyata ada sisi lain. Mungkin pengaruh media sosial dan teknologi yang ikut andil,” tuturnya.

Selain itu, Tatu juga menyoroti kasus angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) yang masih tinggi. Padahal menurutnya, fasilitas kesehatan dan infrastruktur jalan sudah cukup baik di Kabupaten Serang. Apalagi setiap puskesmas sudah difasilitasi dua ambulans serta tahun ini ada 100 ambulans untuk pemerintah desa.“Kita termasuk siaga satu AKI-AKB. Ada kepala puskesmas menyampaikan bahwa infrastruktur jalan sudah baik sehingga akses menuju fasilitas kesehatan cukup mudah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Serang Nurlinawati Entus Mahmud mengatakan, DWP Kabupaten Serang siap mendukung Pemkab Serang menurunkan AKI/AKB dan mengurangi angka perceraian di Kabupaten Serang dengan melaukan sosialisasi kepada ibu-ibu baik di kecamatan maupun di desa-desa.“Kami sebagai istri dari PNS wajib mendukung program pemda sesuai dengan apa yang disampaikan ibu bupati,” katanya. (*/tanjung)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook