Pemkab Tunggu Anggaran Huntap

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 20 Juni 2019 - 12:06:41 WIB   |  dibaca: 207 kali
Pemkab Tunggu Anggaran Huntap

BERI SEMANGAT: Bupati Irna Narulita berdialog dengan warga korban tsunami sebelum serah terima hunian sementara (huntara) di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Rabu (19/6).

PANDEGLANG - Pemerintah Kabupaten Pandeglang saat ini tengah menunggu realisasi hunian tetap (huntap) bagi korban tsunami di Pandeglang dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanungglan Bencana (BNPB) dan Kementrian Pekerjaan Umum.Saat ini baru ada prototipe huntap yakni rumah dengan tipe 36 yang akan dinamai Risha (Rumah Instan Sehat Sederhana).

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Pandeglang Syarif Hidayat mengatakan, setelah huntara selesai akan segera dibangun huntap. "Seperti dikatakan Ibu Bupati, bantuan huntap ini dari pusat jumlahnya kurang lebih ada 700 KK yang akan mendapatkannya, jika ingin tau huntap seperti apa ada contohnya sudah ada Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang," kata Syarif pada acara serah terima huntara sekaligus penyerahan sembako bagi masyarakat yang menghuni huntara Kampung Citanggok dan Cicadas, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Rabu (19/6).

Adapun huntara yang diserahterimakan pemkab ke korban tsunami oleh Bupati Irna Narulita sebanyak 248. Setelah selesai huntara, Bupati Irna Narulita berharap pembangunan huntap segera dipikirkan. "Nanti saya akan kordinasi dengan pihak Provinsi Banten, karena pengadaan tanahnya dari provinsi," kata Bupati Irna Narulita.

Dikatakan Irna, anggaran Huntap berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan dikawal oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). "Prototipenya sudah disiapkan, dan jika anggarannya sudah ada saya yakin akan disegerakan. Dan saya minta awal Desember 2019 sudah ada progres," tuturnya. (muhaemin)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook