Mahasiswa Unbaja Kunjungi Bendungan Karian

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 20 Juni 2019 - 12:33:29 WIB   |  dibaca: 244 kali
Mahasiswa Unbaja Kunjungi Bendungan Karian

SERANG - Sebanyak 80 mahasiswa Teknik Sipil Universitas Banten Jaya (Unbaja) mengunjungi Bendungan Karian, yang berlokasi di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa didampingi oleh Kepala Program Studi (Prodi) Teknik Sipil, Telly Rosdiyani, dua dosen pendamping mahasiswa Ichwanul Yusup dan Gunawan Noor.

Kepada rombongan, Thony, Co Team Leader konsultan supervision menjelaskan bahwa pembangunan Bendungan Karian di Kabupaten Lebak dilaksanakan oleh PT Daelim Industrial Co.LTD, PT Wijaya Karya, PT waskita Karya.

Menurutnya, lama pengerjaan selama 1988 hari kalender untuk tahun anggaran 2015-2021 dengan nilai addendum IDR 1.359.866.771.278, dan konsultan supervisi oleh PT Korea Rural Community Copration in Consorium with Korea Rual Enginering Consultant Corp, PT Indra Karya, PT Wiratman dan PT Mettana.

Ia juga menerangkan yang melatar belakangi pembangunan proyek tersebut, diantaranya adalah untuk mengatasi permintaan pemasokan air baku perkotaan dan industri di kota dan kabupaten Tangerang, Kota Serang, Cilegon serta DKI yang semakin meningkat."Proyek bendungan ini untuk juga diorientasikan untuk pengendalian banjir dengan kapasitas tampungan banjir sebesar 60.800.000 m3," kata Thony, kemarin.

Di lokasi yang sama, Rasid Barata, Direksi Pekerjaan Pembangunan Bendungan menambahkan, proses pembuatan secara teknis menggunakan tipe bangunan utama dari urugan batu dengan inti tegak mempunyai kapasitas total 314,7 juta m3 serta dia juga memperlihatkan Grand view of Construction Area.

Sementara itu, Telly Rosdiyani mengatakan, kunjungan lapangan menjadi salah satu kegiatan yang menarik untuk  mendapatkan tambahan wawasan dan pengetahuan bagi para mahasiswa. Karena mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melihat aplikasi konsep yang telah dipelajari melalui wujud fisik yang dapat dibayangkan.

Ia mengaku, Program Studi Teknik Sipil merealisasikan dengan kegiatan ekskursi yang dilakukan setiap tahunnya melalui mata kuliah keterkaitan pada objek kunjungan. Kegiatan ini dilandasi pada nota kesepahaman (MOU) Program Studi Teknik Sipil dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian yang telah dibuat pada tahun 2014.

"Materi yang diberikan sangat membantu mahasiswa dalam pemahaman keairan. Setelah acara seremoni dilanjutkan dengan pendampingan tinjauan  pada lokasi proyek dengan mengharuskan peserta menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa sepatu, rompi dan helm yang telah disediakan," katanya.

"Kunjungan yang telah dilakukan ini menumbuhkan motivasi pembelajaran yang positif bagi mahasiswa Program Studi Teknik Sipil akan terus dilanjutkan melaksanakan dengan kunjungan di bulan Juli mendatang pada proyek besar lainnya untuk pemilihan konsentrasi struktur”, sambungnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook