Siswa Luar Daerah Nekat Mendaftar

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 20 Juni 2019 - 12:53:37 WIB   |  dibaca: 473 kali
Siswa Luar Daerah Nekat Mendaftar

VERIFIKASI : Petugas memverifikasi berkas peserta pendaftaran PPDB di SMKN 1 Kota Serang,Jalan KH Abdul Fatah Hasan, Kota Serang, Senin (17/6) lalu.

SERANG - Siswa yang tertolak melalui jalur zonasi, prestasi, maupun perpindahan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA akan didistribusikan ke sekolah yang lebih dekat dengan tempat tinggal siswa. Distribusi akan dilakukan oleh sekolah pertama siswa tersebut mendaftar.

"Hasil pemetaan tersebut kami serahkan kepada pihak sekolah, yang selanjutkan pihak sekolah yang mendistribusikan calon peserta didik jika kuota di sekolah tersebut sudah terpenuhi," kata Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten yang juga panitia PPDB tingkat SMA/SMK Rudi Prihadi kepada Banten Raya, kemarin.

"Misalnya kuota di sekolah A sudah terpenuhi, nah pihak sekolah A yang memiliki peran untuk menawarkan kepada orangtua calon peserta didik untuk mendaftar ke sekolah B yang jaraknya tidak jauh dari domisili calon peserta didik," lanjut Rudi.

Kata Rudi, jika memang kuota di sekolah kedua tersebut penuh, maka pilihan siswa terpaksa adalah sekolah swasta. "Kalau sekolah swasta kan silakan orangtua calon peserta didik yang memilih, dan tidak tergantung pada sistem zonasi," ungkapnya.

Terkait dengan PPDB hari ketiga, Rudi mengatakan, PPDB berjalan dengan baik, karena pihak sekolah sudah mulai terbiasa dengan proses PPDB yang menggunakan sistem zonasi ini. Pihak sekolah memberikan nomor antrean dan melakukan penginputan calon peserta didik hingga selesai. "Begitu juga dengan orangtua calon peserta didik yang sudah menerima nomor antrean, bisa melakukan pendaftaran anaknya dengan lebih tenang dan tertib. Alhamdulilah PPDB hari ketiga berjalan dengan baik," tutupnya.

Terpisah, Ketua PPDB SMA Negeri 1 Kota Cilegon Nur Yasin mengatakan, sampai Rabu (19/6) siang ini, sudah ada 465 calon peserta didik baru yang datanya sudha diverifikasi. Sementara, untuk nomor pendaftaran yang sudah dibagikan pihaknya sekitar 540. “Padahal kapasitas kita menampung 360 siswa saja,” katanya ditemui di SMA Negeri 1 Cilegon.

Yasin mengatakan, saat ini yang melalui jalur zonasi belum diketahui jarak berapa kilometer yang diterima dan jarak berapa kilometer yang tidak diterima. Pihaknya masih terus melakukan verifikasi berkas dan jarak rumah ke sekolah. “Tapi sudah ada beberapa yang otomatis akan gugur yaitu yang melalui jalur zonasi namun rumahnya bukan di Kota Cilegon. Saat ini ada beberapa yang menggunakan jalur zonasi tapi dari Bojonegara dan Serdang (Kabupaten Serang -red),” terangnya.

Sampai kemarin pukul 13.00 WIB, kata Yasin, yang melalui jalur zonasi ada 465 pendaftar. Sementara, jalur prestasi 10 pendaftar, sementara jalur pindah orang tua belum ada. “Kalau jalur pindah orang tua baru satu yang konfirmasi ke kita tapi belum memasukan berkas,” jelasnya.

Di tempat yang sama, warga Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Lia Warsiana mendaftarkan anaknya ke SMA Negeri 1 Cilegon melalui jalur prestasi. Meski tempat tinggalnya lebih dekat dengan SMA Negeri Waringinkurung, pihaknya lebih memilih ke SMA Negeri 1 Kota Cilegon. “Anak saya pengennya di Cilegon, dan prestasi anak saya juga ada, ya saya milih jalur prestasi,” ujarnya. (satibi/gillang)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook