1.300 Pelanggan PDAM Nunggak

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Senin, 24 Juni 2019 - 12:29:21 WIB   |  dibaca: 222 kali
 1.300 Pelanggan PDAM Nunggak

BELUM BAYAR: Kabid Pelayanan Pelanggan PDAM Pandeglang Euis Yuningsih (dua dari kanan) mendatangi pelanggan yang nunggak di salah satu perumahan, belum lama ini.

PANDEGLANG - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Berkah Kabupaten Pandeglang kembali menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang untuk menagih iuran dari pelanggan, terutama yang membandel. Pasalnya, hingga saat ini  perusahaan milik Pemkab Pandeglang tersebut mencatat ada 1.300 pelanggan yang nunggak lebih dari 3 bulan dengan tagihan mencapai Rp 400 juta.

Kabag Pembinaan Pelanggan PDAM Tirta Berkah Pandeglang, Euis Yuningsih mengatakan, pihaknya menggandeng Kejaksaan Negri Pandeglang lantaran saat Ramadan serta libur lebaran banyak pelanggan yang belum membayar iuran dan menunggak lebih dari tiga bulan.

"Berdasarkan data kami ada 1.300 pelanggan yang menunggak pasca lebaran. Upaya persuasif, tetap kami lakukan namun jika tidak berhasil maka pelanggan akan berhubungan dengan pihak kejaksaan. Banyaknya tunggakan akan membuat perusahaan daerah tidak sehat," kata Euis, akhir pekan kemarin.

Dikatakanya, saat ini ada 20 ribu pelanggan PDAM dan sekitar 17 persen pendapatan PDAM atau sekitar Rp400 juta tidak tertagih di pelanggan. "Kedepan kami ingin jumlah penunggak semakin kecil bahkan tidak ada sehingga tidak berdampak pada pelayanan," harapnya.

Terpisah, Direktur PDAM Tirta Berkah Pandeglang Ujang Sumawinata membenarkan pelibatan kejaksaan untuk membantu penagihan. Menurutnya, hal ini bertujuan untuk memaksimalkan penagihan dan sebagai bentuk sinergi antara PDAM sebagai perusahaan daerah dengan kejaksaan sebagai pengacara pemerintah. "Kerjasama ini dilakukan sudah lama dan cukup efektif dalam memberikan penyadaran kepada pelanggan tentang hak dan kewajiban," kata Ujang. (muhaemin)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook