Dindikbud Dorong Perwal Motif Batik

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 24 Juni 2019 - 14:10:06 WIB   |  dibaca: 73 kali
Dindikbud Dorong Perwal Motif Batik

MOTIF BATIK: Sosialisasi penetapan motif batik Kota Serang yang dilakukan bidang kebudayaan Dindikbud Kota Serang, Jumat (21/6) lalu.

SERANG- Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang mendorong dibuatnya Peraturan Walikota (Perwal) Serang tentang motif batik Kota Serang. Dengan demikian, motif batik Kota Serang tidak hanya dapat digunakan masyarakat melainkan juga oleh pegawai di Kota Serang.

Kepala Bidang Kebudayaan Evie Shofiyah Usman mengatakan dari 8 kabupaten/kota di Banten hanya Kota Serang yang belum memiliki batik khas daerah. Karena itu perlu didorong agar Motif Batik Kota Serang yang telah ditetapkan oleh Walikota Serang dapat dilanjutkan dengan penerbitan peraturan walikotanya.“Batik khas Kota Serang ini digunakan sebagai identitas daerah Kota Serang,” kata Evie, Minggu (23/6).

Evie mengungkapkan bahwa sebelumnya pada Jumat (21/6) lalu, di hotel Taman Sari telah digelar sosialisasi penetapan motif batik Kota Serang. Itu merupakan tugas proyek perubahan diklatpim III angkatan 18 tahun 2018 yang dilakukan Evie Shofiyah Usman sebagai kabid kebudayaan dengan mengambil tema pelestarian budaya melalui pelestarian motif batik Kota Serang. Sebelum akhirnya ditetapkan oleh Walikota Serang, telah dilakukan sejumlah tahapan kegiatan.

Ia mencontohkan pada tahun 2017 dilakukan studi banding ke beberapa daerah yang memiliki perwal tentang pakaian khas daerah, batik, bahasa, rumah adat, dan lainnya. Padang dan Yogyakarta adalah dua daerah yang pernah dijadikan daerah studi banding. Dari hasil kunjungan itu kemudian menghasilkan dilaksanakannya seminar desain batik Kota Serang pada tahun 2018.

Kemudian pada tahun 2019 dilaksanakan lomba desain motif batik Kota Serang yang diikuti 100 peserta, mulai dari pelajar, guru, seniman, perajin, dan lain-lain, karena terbuka untuk umum. Dari 100 peserta yang membuat desain batik hanya 6 yang diambil dan ditetapkan sebagai desain batik Kota Serang.“Kenapa saya memilih proyek prubahan ini karena hanya Kota Serang yang belum memiliki batik khas. Kabupaten/kota lain di Banten sudah memiliki batik khas daerah,” katanya.

Setelah memiliki regulasi dan legalitas formal, Dindikbud Kota Serang akan bekerja sama dengan instansi dan dinas terkait misalkan dinas pariwisata kepemudaan dan olahraga atau dinas perdagangan perindustrian koperasi dan UMKM Kota Serang guna memanfaatkan batik khas Kota Serang.

Batik khas ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi UMKM, destinasi wisata, digunakan dalam acara seperti batik carnival, kegiatan negara di luar kota, dan lainnya.“Setelah ditetapkan sebagai motif batik khas Kota Serang oleh walikota akan dilanjutkan dengan perwal supaya tidak hanya masyarakat tetapi juga pegawai mengenakan batik khas Kota Serang,” ujarnya.

Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman Susilawati mengatakan, motif batik khas Kota Serang yang sudah ditetapkan sebagai batik khas Kota Serang adalah Menara (Banten), Al Madad, Seribu Bedug, Sawung Pathok, Pintu Gerbang Paduraksa, dan Sate Bandeng. Semua motif batik memiliki kekhasan yang diambil dari kekayaan Kota Serang mulai seni budaya, tradisi, cagar budaya, alam, ingkungan, dan sebagainya. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook