Gubernur Pantau Hari Terakhir PPDB

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Senin, 24 Juni 2019 - 14:33:35 WIB   |  dibaca: 328 kali
Gubernur Pantau Hari Terakhir PPDB

SIDAK: Sejumlah orangtua calon peserta didik foto bersama Gubernur Wahidin Halim usai melakukan inspeksi mendadak PPDB, Sabtu (23/6).

TANGERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim pada Sabtu (22/6/2019) kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan PPDB ke SMAN 1 Kota Tangerang. Hal ini ia lakukan untuk mengetahui penerapan di lapangan Proses penerimaan siswa baru, seiring dengan adanya perubahan kebijakan Kemendikbud tentang adanya penambahan prosentase untuk siswa berprestasi yang sebelumnya 5 % menjadi 15 %. Sehingga untuk jalur zonasi yang sebelumnya memiliki prosentase 90% menjadi 80% dari daya tampung siswa yang ada.

Seperti diinformasikan sebelumnya, jika Gubernur Banten Wahidin Halim pada awal pelaksanaan PPDB sempat memberikan tanggapan langsung kepada Presiden RI qq. Menteri Pendidikan Nasional terkait kurang efektifnya penerapan jalur zonasi di wilayah Provinsi Banten, mengingat berbagai alasan, baik dari kurang meratanya pembangunan sekolah menengah atas, hingga kepadatan penduduk yang tidak merata di wilayahnya.

Menanggapi berbagai keluhan orangtua murid terutama para orangtua yang merasa nilai anak-anaknya tinggi secara akademik, Gubernur menyatakan jika dirinya akan instruksikan seluruh Kepala Sekolah menampung dan mencatat para siswa yang memiliki nilai baik dan tinggi, tetapi tidak masuk dalam zonasi sebagai bahan dirinya untuk mengambil langkah kebijakan pasca PPDB 2019 ini.

Hal ini didasarkan pada hasil inspeksi mendadak yang kerap ia lakukan selama pelaksanaan PPDB 2019 di Provinsi Banten. "Saya mendengar langsung dari para orang tua siswa, sehingga hampir tiap hari saya keliling ke setiap SMA/SMK yang ada di wilayah Banten," terang Gubernur."Saya sudah tidak ingin banyak omong di Meja Rapat, saya ingin action yang jelas dan hasilnya segera dirasakan masyarakat," sambungnya Gubernur.

Senada disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Al-Muktabar, Pemerintah Provinsi Banten mengusulkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menambah rombongan belajar (rombel) di sekolah pada jenjang pendidikan SMA dan SMK.

Menurutnya, dengan adanya usulan tersebut maka pemerintah hadir untuk memberikan solusi terkait permasalahan pendaftaran peserta didik baru (PPDB) ini. dan usulan tersebut disambut baik oleh Kemendikbud. "Alhamdulilah usulan tersebut langsung diterima oleh Kemendikbud," kata Sekda Banten.

Terkait dengan berapa jumlah rombongan belajar yang ditambah, Sekda Banten mengaku tidak tahu persis jumlah penambahan. Namun, secara umum pelaksanaan PPDB tahun ini berjalan dengan baik."Untuk jumlah silakan tanya Pak Engkos. Namun yang jelas pelaksanaan PPDB tahun ini berjalan dengan baik, jika ada hal-hal yang kurang baik silakan laporkan agar segera diselesaikan," tegasnya. (satibi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook