Pemkot Ujicoba Perbaikan Jalan Pakai Ban Bekas

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Senin, 24 Juni 2019 - 14:45:24 WIB   |  dibaca: 109 kali
Pemkot Ujicoba Perbaikan Jalan Pakai Ban Bekas

UJI COBA : Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah memantau perbaikan jalan menggunakan ban bekas di Jalan Juanda, Kecamatan Neglasari, Sabtu (22/6).

KOTA TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan uji coba penggunaan teknik mechanical concrete untuk memperbaiki jalan yang mengalami kerusakan. Proses ujicoba perbaikan jalan itu dilakukan di Jalan Raya Juanda, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Sabtu (22/6).

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, menjelaskan, informasi proses perbaikan jalan dengan menggunakan ban bekas ini diperoleh dari chanel youtube milik mechanical concrete. Untuk mengaplikasikan informasi itu, dirinya meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangerang agar diujicoba di Jalan Raya Juanda. “Kebetulan pas Lebaran browsing di YouTube, ada yang namanya mechanical concrete, jadi di Amerika ujicobanya pakai limbah ban,” jelas Arief saat meninjau perbaikan jalan Juanda di wilayah Kecamatan Neglasari.

Arief menjelaskan, usia beton yang ada di jalan  Juanda sebetulnya belum terlalu lama. Jalan itu rusak diakibatkan oleh kendaraan truk yang lewat untuk pembangunan runway 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan jalan tol bandara.“Karena kedepannya akan ada perbaikan juga, jadi ya sudah saya minta Dinas PU supaya perbaikannya benar-benar bisa menahan berapa pun berat truk yang akan melintas,” imbuh Arief.

Arief mengatakan, jika benar-benar bisa diaplikasikan, teknik mechanical concret akan sangat menguntungkan, terlebih di Kota Tangerang terdapat banyak pabrik ban seperti PT. Gajah Tunggal dan toko-toko ban lainnya.“Mereka support ban bekas yang reject untuk dipakai sebagai mechanical concrete, daripada limbahnya enggak tahu mau dibuang kemana. Yang mungkin pengelolaan pembuangannya juga sulit jadi bisa digunakan untuk menambah kekuatan jalan,” tuturnya.

Arief mengaku dengan pengaplikasian teknik mechanical concrete ini, Kota Tangerang akan menjadi daerah pertama di Indoensia dalam menerapkan teknologi ini. Jika berhasil semua perbaikan jalan, terutama jalan protokol, dan daerah akses-akses lainnya akan memanfaatkan teknologi tersebut yang sekaligus memanfaatkan limbah ban menjadi berguna. “Kalau di Tangerang pertama, tapi kalau tidak salah saya browsing di daerah Kebun Sawit, Sumatera ada tapi dia tidak pakai ban, tapi Geocell,” terangnya.

Arif menambahkan, teknik mechanical concrete sendiri adalah teknik perbaikan jalan dengan memanfaatkan limbah ban bekas. Disinyalir lapisan ban bekas tersebut akan mampu mengurangi beban jalan saat dilintasi kendaraan berat karena prinsip kerja teknik tersebut, ketika jalan dilintasi beban berat, itu terdistribusi ke seluruh area karena ada ban di lapisan jalannya. “Nanti distributor Geocell rencananya mau ujicoba juga, kedepan kita bandingkan kekuatannya, dan dari sisi harga mana yang lebih efisien,” pungkasnya. (imron)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook